Gempa M5,2 Terjadi di Laut Selatan Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

  • 14 Sep 2026 09:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin pagi, 14 September 2026.
  • Gempa tercatat terjadi pada pukul 08.42.08 WIB. Pusat gempa berada sekitar 142 kilometer tenggara Kabupaten Malang
  • BMKG menjelaskan, episentrum gempa di Malang itu berada pada koordinat 9,52 derajat Lintang Selatan (LS) dan 112,85 derajat Bujur Timur (BT).

RRI.CO.ID, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin pagi, 14 September 2026. Meski pusat gempa berada di laut, BMKG memastikan, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Gempa tercatat terjadi pada pukul 08.42.08 WIB. Pusat gempa berada sekitar 142 kilometer tenggara Kabupaten Malang," kata BMKG dalam laporannya, Senin, 14 September 2026.

BMKG menjelaskan, episentrum gempa di Malang itu berada pada koordinat 9,52 derajat Lintang Selatan (LS) dan 112,85 derajat Bujur Timur (BT). Gempa bumi tersebut, tergolong dangkal karena memiliki kedalaman hanya sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Lokasi pusat gempa berada di wilayah perairan sebelah tenggara Kabupaten Malang. Kendati demikian, BMKG menyatakan aktivitas tektonik tersebut tidak memenuhi kondisi yang dapat memicu tsunami.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan BMKG akibat gempa M5,2 tersebut. Masyarakat di sekitar wilayah terdampak tetap diminta tidak panik dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

BMKG juga mengingatkan adanya kemungkinan aktivitas gempa susulan setelah gempa utama terjadi. Masyarakat diminta tetap berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi mengenai gempa maupun potensi tsunami.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” ucap BMKG dalam keterangannya. Masyarakat yang berada di wilayah selatan Jawa Timur juga diimbau tetap tenang sembari meningkatkan kewaspadaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....