Puluhan Keluarga Masih Menunggu Kabar Penumpang KM Virgo Transport 8
- 13 Sep 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Puluhan keluarga masih menunggu kabar penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
- Cuaca buruk dan angin kencang menghambat evakuasi, sementara lokasi kapal berjarak sekitar 80 mil laut dari Banjarmasin.
- Petugas menyiagakan ambulans dan ruang trauma healing, sementara data korban masih diperbarui dan menunggu konfirmasi Basarnas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Puluhan keluarga penumpang dan awak kapal KM Virgo Transport 8 masih menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Mereka terus memantau informasi terbaru mengenai proses evakuasi dan kondisi anggota keluarga mereka.
Keluarga korban berada di sejumlah titik di kawasan pelabuhan. Sebagian menunggu di lobi, sementara lainnya memantau perkembangan data di Posko Penanganan Evakuasi.
Petugas secara berkala memperbarui papan informasi berisi nama-nama penumpang yang berhasil dievakuasi. Keluarga kemudian mencocokkan informasi tersebut untuk mengetahui keberadaan anggota keluarga mereka.
Sejumlah keluarga sempat berhasil berkomunikasi dengan anggota keluarga yang berada di dalam kapal. Namun, komunikasi kemudian terputus karena kondisi cuaca buruk yang disebut menyebabkan gangguan jaringan.
Informasi dari keluarga juga menyebutkan kondisi cuaca di sekitar lokasi kecelakaan cukup buruk. Cuaca tersebut turut menjadi kendala bagi petugas dalam menjalankan proses evakuasi melalui jalur laut.
Kondisi cuaca di Pelabuhan Trisakti juga ditandai dengan angin yang cukup kencang. Meskipun tidak turun hujan, angin deras dinilai dapat memengaruhi kondisi arus laut, khususnya di sekitar lokasi evakuasi.
Jarak lokasi evakuasi dari kawasan Pelabuhan Banjarmasin juga cukup jauh. Berdasarkan informasi yang diterima RRI, lokasi terakhir KM Virgo Transport 8 diketahui berada sekitar 80 mil laut dari dermaga Banjarmasin.
Kondisi tersebut membuat proses evakuasi membutuhkan waktu cukup panjang. Berdasarkan perhitungan yang diterima reporter, perjalanan menuju lokasi evakuasi diperkirakan memerlukan waktu sekitar lima jam.
Petugas juga telah melakukan pendataan terhadap keluarga penumpang maupun awak kapal. Pendataan dilakukan untuk memastikan informasi mengenai kondisi anggota keluarga yang berada di dalam kapal.
Selain melalui jalur laut, pemantauan juga dilakukan dari udara. Lanud Sjamsudin Noor menerbangkan satu unit helikopter untuk memantau kondisi laut di sekitar area evakuasi.
Sementara itu, Pelabuhan Trisakti telah menyiagakan sejumlah ambulans untuk menerima korban yang berhasil dievakuasi. Korban nantinya akan dibawa ke RSUD Ulin dan RS Bhayangkara Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan.
Di sekitar lobi pelabuhan juga disediakan ruang khusus untuk keluarga korban. Ruang tersebut digunakan sebagai ruang trauma healing bagi keluarga yang mendapat informasi mengenai kondisi anggota keluarga mereka.
Hingga berita ini dimuat, petugas masih melakukan pembaruan data terkait korban. Informasi mengenai jumlah korban meninggal maupun korban yang telah dievakuasi masih bersifat dinamis dan menunggu konfirmasi resmi dari Basarnas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....