PFI Beri Pendampingan untuk Keluarga Lima Jurnalis yang Hilang Kontak

  • 12 Sep 2026 11:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR masih melakukan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda
  • Pewarta Foto Indonesia (PFI) memberikan pendampingan terhadap keluarga lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Pewarta Foto Indonesia juga meminta jurnalis yang meliput di lokasi, terutama saat mewawancarai keluarga korban, untuk menjaga privasinya.

RRI.CO.ID, Jakarta- Pewarta Foto Indonesia (PFI) memberikan pendampingan terhadap keluarga lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. PFI telah melakukan pendataan untuk pendampingan lima jurnalis.

"Ya, PFI sudah mendata, pendampingan-pendampingan kepada keluarga," ujar Ketua Umum PFI Dwi Pambudo usai doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak, Jumat, 11 September 2026. Ia mengatakan pendampingan keluarga jurnalis diantaranya membantu biaya menginap keluarga di dekat posko pencarian.

Selain itu, PFI juga memfasilitasi keluarga untuk ikut dalam pencarian bersama dengan tim SAR gabungan. Ia mencontohkan ada dua orang keluarga yang ikut memantau pencarian jurnalis dengan kapal milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Selat Sunda.

"Selama ini pendampingan dari rumah pun sampai kita kawal di Posko untuk seperti spesifiknya logistik atau penginapan, itu kita tawarkan. Laporan dari tim PFI di Carita, ada permintaan seperti mengikuti kapal untuk mencari bantuan, itu pun kita dibantu oleh Basarnas dan TNI Polri," kata dia.

Pada kesempatan itu, Pambudo juga meminta jurnalis yang meliput di lokasi, terutama saat mewawancarai keluarga korban, untuk menjaga privasinya. Upaya itu untuk menjaga psikologi keluarga yang sedang sedih menanti kabar lima jurnalis yang hilang kontak.

"Kami mohon maaf ketika di lapangan, di posko pun. Kami mengharapkan kepada teman-teman jurnalis, keluarga juga mempunyai privasi," ujarnya.

Seperti diketahui, lima jurnalis hilang kontak saat peliputan di Selat Sunda, yaitu M Bagus Khoirunnas dari Antara Foto, Ari Basuki jurnalis Merdeka.com. Jurnalis INews Yudistiro Pranoto, Firman Daus yang merupakan Jurnalis Anadolu dan jurnalis lepas Donal Husni.

Adapun tiga awak kapal yang turut dalam rombongan jurnalis yaitu kapten kapal Warta (55), ABK Surakman (60) dan petunjuk jalan Heriyanto (49). Rombongan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita Banten pada Senin 7 September pkl 14.00.

Komunikasi terakhir salah satu korban dengan jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42WIB, setelah itu hilang kontak. Tim SAR gabungan secara massif melakukan penyisiran di Selat Sunda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....