Wapres Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla
- 11 Sep 2026 05:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi keluarga almarhum Akhmad Rizani, petugas yang gugur saat menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
- Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan tinjau penanganan karhutla di Kalimantan untuk menunjukkan penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan petugas garis depan.
- Langkah ini menegaskan penghargaan negara terhadap pengabdian para petugas yang mempertaruhkan keselamatan dalam melindungi masyarakat dan lingkungan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui keluarga petugas yang gugur saat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan. Di sela kunjungan kerjanya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan, Wapres mendatangi kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya.
Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas di garis depan penanganan karhutla. Langkah ini sekaligus menegaskan penghargaan negara atas pengabdian para petugas yang mempertaruhkan keselamatan dalam melindungi masyarakat dan lingkungan.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam. Saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” kata Wapres, Kamis, 10 September 2026.
Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum, Wapres juga berdialog langsung dengan para petugas pemadam karhutla. Ia pun menyampaikan apresiasi dan kerja keras dan dedikasi para petugas yang terus berupaya memadamkan titik api.
Wapres menegaskan, para petugas di lapangan memiliki peran signifikan dalam memastikan penanganan karhutla berjalan efektif. Untuk itu, ia berpesan agar keselamatan dan kesehatan petugas harus tetap menjadi perhatian.
“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan," ujarnya.
"Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja. Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” ucapnya.
Dalam penanganan karhutla, Wapres menekankan pentingnya langkah yang dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat, serta keberlangsungan hidup satwa dan kelestarian habitatnya.
Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Hal ini agar memperoleh perlindungan serta layanan yang memadai selama situasi karhutla berlangsung.
Terakhir, Wapres menekankan pentingnya memastikan setiap langkah penanganan berpijak pada kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, upaya yang dilakukan harus terukur, efektif, dan tepat sasaran, disertai komunikasi terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....