HUT ke-81 RRI, Kepercayaan Publik Jadi Tantangan di Era Digital
- 10 Sep 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Palembang - Radio Republik Indonesia (RRI) menghadapi tantangan mempertahankan kepercayaan publik di tengah perubahan perilaku masyarakat. Utamanya, dalam mengakses informasi melalui media sosial, portal berita, dan teknologi kecerdasan buatan.
Mantan Direktur dan Dewan Pengawas RRI, M. Kabul Budiono, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Karena itu, RRI perlu beradaptasi tanpa meninggalkan karakter sebagai media audio publik.
"RRI harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Namun, RRI tetap harus menjadi media audio yang memiliki ciri khas dan dekat dengan masyarakat," kata Kabul dalam Dialog Spesial Palembang Menyapa Pro 1 RRI Palembang bertema 81 Tahun RRI: Menjaga Kepercayaan Publik di Era Digital, Kamis, 10 September 2026.
Kabul menilai RRI perlu memahami kebutuhan audiens melalui penelitian dan pemetaan perilaku pendengar. Ia mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan survei pendengar secara berkala sebagai dasar pengembangan program.
Sementara itu, Komisioner KPI Pusat Widhie Kurniawan mengatakan, media penyiaran masih memiliki peluang di tengah pesatnya perkembangan media digital. Menurutnya, kunci mempertahankan audiens adalah menghadirkan konten yang kredibel dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia mendorong RRI memperkuat konvergensi antara radio, media daring, dan media sosial. Platform digital, kata Widhie, juga perlu dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat.
"Konvergensi media memang tidak mudah diterapkan. Namun jika berhasil, radio dapat memperkuat hubungan dengan audiens tanpa kehilangan identitasnya," kata Widhie.
Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Prof. Masduki, menilai transformasi RRI tidak cukup hanya dengan mengadopsi teknologi. Perubahan juga harus menyentuh budaya kerja, pola pikir, dan orientasi pelayanan publik.
"Kalau hanya melebur organisasi tanpa mengubah budaya kerja, hasilnya tidak akan maksimal. Transformasi harus menyentuh seluruh ekosistem," kata Masduki.
Masduki menegaskan RRI memiliki mandat memenuhi hak masyarakat mendapatkan informasi yang benar, bermanfaat, dan mencerdaskan. Karena itu, independensi dan kepercayaan publik harus tetap menjadi pijakan dalam menghadapi perubahan ekosistem media.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....