KAI Properti Tingkatkan Kapasitas Peron Jalur Stasiun Bogor

  • 10 Sep 2026 10:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Properti menyelesaikan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor untuk mendukung operasional KRL formasi 12 kereta.
  • Pengembangan fasilitas mendukung mobilitas Bogor Line yang melayani 105.704.913 pengguna sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
  • Peningkatan prasarana mencakup perpanjangan peron hingga 252 meter, pembangunan struktur, serta pemasangan kanopi jalur 4 dan 5.

RRI.CO.ID, Bogor - KAI Properti menyelesaikan perpanjangan peron jalur 6, 7, 8 Stasiun Bogor untuk mendukung operasional KRL Commuter Line SF12. Langkah ini guna memfasilitasi mobilitas pengguna Bogor Line yang mencapai 105.704.913 penumpang sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Layanan transportasi massal di simpul strategis kawasan Kota Bogor melayani rata-rata sekitar 435 ribu pengguna setiap hari. Manager Corporate Communication KAI Properti Bramantya Candrika memaparkan kontribusi perusahaan dalam optimalisasi aset transportasi publik.

“Stasiun merupakan bagian penting dari ekosistem transportasi yang memiliki peran besar dalam mendukung mobilitas masyarakat. Melalui pengembangan fasilitas perkeretaapian, KAI Properti terus berkontribusi menghadirkan aset yang lebih fungsional, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas layanan pelanggan,” kata Bramantya dalam keterangan kepada RRI.co.id , Kamis, 10 September 2026.

Pekerjaan perpanjangan peron dilaksanakan sejak 17 April 2026 dan mulai dioperasikan secara penuh pada 18 Juni 2026. Proyek fisik mencakup perpanjangan peron jalur 6 dan 7 dari 201 meter menjadi 251 meter.

Para penumpang yang baru saja turun dari KRL di Stasiun Bogor, (Foto: KAI Properti)

Peron jalur 8 diperpanjang dari 204 meter menjadi 252 meter beserta penambahan kanopi peron 4 dan 5. Pembangunan meliputi struktur hall, pemasangan rel, serta penataan jaringan Listrik Aliran Atas (LAA).

Bramantya menjelaskan strategi pelaksanaan konstruksi di tengah tingginya lalu lintas pergerakan penumpang harian stasiun. Peningkatan fasilitas dilanjutkan secara bertahap demi menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api.

“Pelaksanaan pekerjaan di kawasan stasiun aktif membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang baik. Pekerjaan dilakukan secara bertahap agar proses pengembangan fasilitas tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan. Setelah pekerjaan perpanjangan peron jalur 6, 7, dan 8 selesai dan peron kembali beroperasi, peningkatan fasilitas dilanjutkan melalui pemasangan kanopi pada peron 4 dan 5,” ujar Bramantya.

Pengembangan infrastruktur stasiun berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor untuk menguatkan integrasi kawasan transportasi antarmoda. Peningkatan fasilitas fisik ditujukan guna memperlancar aksesibilitas serta kenyamanan penumpang di area peron.

Dua rangkaian kereta di Stasiun Bogor, (Foto: KAI Properti)

Bramantya menegaskan komitmen berkelanjutan KAI Properti dalam mengelola dan mengoptimalkan aset strategis KAI Group. Penguatan sarana stasiun diharapkan memberikan nilai tambah bagi perkembangan kawasan sekitar.

“KAI Properti akan terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan dan pengembangan aset perkeretaapian yang berkualitas sehingga dapat mendukung kebutuhan transportasi masyarakat serta perkembangan kawasan di sekitar stasiun,” ucap Bramantya.

Transformasi kawasan stasiun aktif terus berjalan seiring tingginya kebutuhan angkutan kereta suburban harian. KAI Properti memastikan seluruh fasilitas penunjang berfungsi optimal melayani mobilitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....