Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Global dengan AI
- 09 Sep 2026 23:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong UMKM memanfaatkan AI untuk memudahkan pemasaran dan menembus pasar global.
- Kemendag bersama Meta Indonesia dan UKMIndonesia.id menggelar pelatihan teknologi digital bagi pelaku UMKM.
- Kemendag memfokuskan pelatihan pada strategi berjualan dan beriklan setelah produk UMKM memenuhi standar ekspor.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong UMKM memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) untuk memudahkan pemasaran dan menembus pasar global. Kemendag menjalankan pelatihan teknologi digital bersama Meta Indonesia dan UKMIndonesia.id bagi pelaku UMKM.
Budi menjelaskan, pemanfaatan AI dapat membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan penjualan secara lebih mudah. Menurutnya, pelatihan tersebut berorientasi pada ekspor, tetapi pasar dalam negeri juga menjadi bagian yang penting.
“Saya pikir dengan AI nanti lebih mudah kita bisa menembus pasar global. Memang ini orientasinya untuk ekspor, tetapi kita namanya jualan, pasar di dalam negeri juga besar, berarti juga penting di dalam negeri,” ujar Budi saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Budi menilai UMKM perlu bergerak cepat agar tidak tertinggal dari pelaku usaha lain yang telah menggunakan teknologi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu UMKM dalam menjalankan kegiatan penjualan dan promosi.
“Kita itu memanfaatkan teknologi. Ya, salah satunya AI,” kata Budi.
Pelatihan tersebut sebelumnya telah dilakukan di Bandung dan Batam sebelum dilaksanakan di Jakarta. Budi mengatakan pelaksanaan dilakukan secara bergiliran karena jumlah UMKM di Indonesia sangat besar.
Budi menyebut produk-produk yang mengikuti pelatihan telah melalui proses kurasi. Ia mengatakan produk tersebut telah memenuhi standar ekspor, sementara fokus pelatihan diarahkan pada cara berjualan dan beriklan.
“Nah, hasil kurasinya produk-produk ini memang sudah memenuhi atau standar ekspor, ya. Sehingga sekarang fokus kita adalah bagaimana cara berjualan, bagaimana cara beriklan, ya, yang nanti akan dipandu oleh Meta Indonesia,” ucap Budi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....