Kodam Jaya Bersihkan Debu Vulkanik Gunakan 147 Water Tank

  • 08 Sep 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kodam Jaya mengerahkan 147 unit water tank dan personel gabungan untuk membersihkan debu vulkanik di Jakarta.
  • Penyemprotan air dilakukan di sepanjang jalan utama di tengah pergerakan kendaraan bermotor berpelat B.
  • Personel militer terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memantau situasi dan mempercepat pembersihan wilayah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Komando Daerah Militer Jaya mengerahkan 147 unit armada water tank di sejumlah wilayah terdampak. Prajurit TNI melakukan pembersihan debu vulkanik pada berbagai ruas jalan dan fasilitas umum warga.

Aksi pembersihan debu vulkanik tersebut dilaksanakan secara serentak pada hari Selasa, 8 September 2026. Langkah darurat ini menjadi bentuk respons cepat Kodam Jaya untuk membantu seluruh masyarakat terdampak.

Salah satunya, penyemprotan dilakukan secara intensif di sepanjang ruas jalan kawasan DKI Jakarta. Sejumlah kendaraan bermotor tampak melintas tepat di samping armada penyemprot air tersebut.

Truk merah berlogo Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyemprotkan air di tengah arus lalu lintas. Prajurit berseragam loreng bertugas mengoperasikan selang penyemprot air dari atas bagian kendaraan operasional tersebut.

Komando Daerah Militer Jaya menerjunkan personel dari Satuan Tempur (Satpur) dan Satuan Bantuan Tempur (Banpur). Penugasan pembersihan lapangan tersebut juga melibatkan Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) serta Badan Pelaksana (Balak).

Selain itu, institusi militer menerjunkan personel langsung dari satuan pendidikan menuju ke lokasi lapangan. Petugas gabungan memprioritaskan penyiraman air pada jalur jalan raya yang ramai dilalui oleh masyarakat.

Penyiraman jalur jalan raya tersebut bertujuan mengurangi debu beterbangan di seluruh area lingkungan publik. Pengerahan seluruh sarana bencana ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Kodam Jaya dalam mendukung pemerintah daerah.

Prajurit di lapangan terus berkoordinasi dengan unsur terkait guna memantau perkembangan situasi pembersihan wilayah. Kehadiran prajurit Kodam Jaya diharapkan mampu mempercepat pembersihan agar masyarakat kembali beraktivitas secara aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....