Riyono Dorong Antisipasi El Nino untuk Cegah Ancaman Gagal Panen 2026
- 08 Sep 2026 11:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Riyono mendorong pemerintah memperkuat langkah antisipasi terhadap fenomena El Nino yang berpotensi mengancam sektor pangan.
- Ancaman kekeringan dan gagal panen perlu diantisipasi untuk menjaga produksi serta cadangan pangan nasional pada 2026.
- Riyono menyampaikan hal itu dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna ke-5 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027.
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Riyono mendorong pemerintah memperkuat langkah antisipasi terhadap fenomena El Nino yang berpotensi mengancam sektor pangan. Ancaman kekeringan dan gagal panen perlu diantisipasi untuk menjaga produksi serta cadangan pangan nasional pada 2026.
Riyono menyampaikan hal itu dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna ke-5 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027. Kegiatan berlangsung di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 September 2026.
Riyono mengatakan El Nino perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu bencana yang berulang. Kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan membutuhkan kesiapsiagaan pemerintah.
"Ini menjadi El Nino yang paling keras dan merupakan periode empat tahunan yang harus diwaspadai seluruh masyarakat Indonesia," ujar Riyono. "Ada bencana yang berulang, baik banjir maupun kebakaran hutan, yang tentu memiliki dampak dan harus disiagakan," ucapnya.
Menurut Riyono, sektor pangan menjadi salah satu bidang yang harus mendapatkan perhatian khusus dalam menghadapi El Nino. Kekeringan yang berkepanjangan berpotensi mengganggu produksi pertanian dan meningkatkan risiko gagal panen.
"Ancaman kekeringan dan ancaman gagal panen harus diantisipasi secara maksimal," tegas Riyono. "Produksi tahun 2026 harus tetap mampu menjadi cadangan pangan nasional," katanya.
Riyono menilai kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian. Pemerintah juga perlu memastikan langkah mitigasi dapat diterapkan secara efektif di wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan.
Antisipasi El Nino dinilai tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga ketahanan pangan nasional. Gangguan produksi berpotensi memengaruhi ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat.
Karena itu, Riyono mendorong pemerintah memperkuat koordinasi dan kesiapan menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional sepanjang 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....