Komisi I DPR RI Soroti Keterbatasan Logistik Kodaeral I untuk Patroli Laut

  • 05 Sep 2026 22:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menekankan pentingnya penguatan dukungan logistik Kodaeral I Belawan untuk efektivitas operasi keamanan laut.
  • Kunjungan kerja spesifik dilakukan untuk memperoleh laporan langsung tentang kondisi lapangan, kebutuhan perbaikan, kelengkapan operasional, dan potensi ancaman di wilayah kerja Kodaeral I.
  • Penguatan logistik diperlukan untuk menunjang patroli dan operasi keamanan laut di wilayah kerja Kodaeral I Belawan, Sumatera Utara.

RRI.CO.ID, Belawan - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti perlunya penguatan dukungan logistik Kodaeral I Belawan. Dukungan tersebut diperlukan untuk menunjang patroli dan operasi keamanan laut di wilayah kerja Kodaeral I.

Hal itu disampaikan Dave saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Kodaeral I Belawan, Sumatra Utara. Dalam kunjungan tersebut, Dave memperoleh laporan langsung mengenai kondisi lapangan, kebutuhan perbaikan, kelengkapan operasional, dan potensi ancaman.

“Kita mendapatkan banyak informasi yang berharga. Kita juga mendapatkan laporan langsung tentang bagaimana kondisi di lapangan, apa yang perlu segera diperbaiki, apa yang perlu segera dilengkapi,” ujar Dave, Jumat, 4 September 2026.

Luas dan karakteristik wilayah operasi Kodaeral I belum sepenuhnya ditopang kesiapan unsur operasi dan dukungan logistik yang memadai. Kondisi tersebut berkaitan dengan kebutuhan dukungan untuk pelaksanaan patroli dan operasi keamanan laut.

Salah satu perhatian Dave berkaitan dengan keterbatasan Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (BMP) laut. Kondisi tersebut dapat memengaruhi optimalisasi pelaksanaan tugas patroli sehingga Dave berharap persoalan tersebut segera mendapatkan solusi permanen.

“Persoalan ini sudah cukup lama dan kita harapkan bukan hanya Kodaeral I tapi TNI Angkatan Laut secara keseluruhan bisa bekerja secara maksimal. Dan juga bekerja bersama dengan instansi pemerintah lainnya dalam hal ini Pertamina ataupun KAI lainnya bisa mendapatkan solusi yang permanen,” kata Dave.

Selain dukungan bahan bakar, Komisi I DPR RI menyoroti kebutuhan percepatan pemeliharaan dan perbaikan unsur operasi. Kebutuhan tersebut mencakup peningkatan kesiapan dan modernisasi unsur operasi, rehabilitasi serta modernisasi dermaga, dan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan (Fasharkan).

Pola dukungan logistik juga perlu dikembangkan dari yang bertumpu pada pangkalan utama menjadi jaringan dukungan berjenjang dan bergerak. Jaringan tersebut meliputi pangkalan induk, pangkalan depan, hingga titik pengisian untuk memperpanjang daya tahan dan jangkauan operasi unsur.

Komisi I DPR RI turut mendukung optimalisasi patroli melalui sistem keamanan maritim berlapis atau layered maritime security. Sistem tersebut mengintegrasikan deteksi, intersepsi, dan penindakan serta memperkuat sistem pengawasan dan keterpaduan kerja antarinstansi.

“Selanjutnya, tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI mendorong agar dalam pelaksanaannya, Kodaeral I memperkuat sinergi. Dengan Bakamla, Kementerian KKP, Bea dan Cukai, Imigrasi, serta Kepolisian Perairan dan Udara,” ucap Dave.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....