Soal Revitalisasi Desa Sade NTB, Menbud: Masih Tunggu Konsep Desainnya
- 05 Sep 2026 12:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Revitalisasi Desa Sade masih tahap penyusunan desain, sehingga persentase progres belum dapat dipastikan.
- Konsep revitalisasi akan memperkuat mitigasi kebakaran, termasuk memperhatikan material bangunan dan jarak antarrumah.
- Roadmap revitalisasi segera dilaksanakan setelah desain selesai, melalui koordinasi Kemenbud bersama Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan revitalisasi Desa Sade, Nusa Tenggara Barat, masih dalam tahap penyusunan desain. Menurutnya, pemerintah belum dapat memastikan persentase progres revitalisasi karena desain dan konsep penataan kawasan masih disiapkan.
Ia menjelaskan revitalisasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, terutama karena sebagian material bangunan mudah terbakar. "Kalau mengenai revitalisasi Desa Sade di Nusa Tenggara Barat juga sudah ada arahan, sekarang kita menunggu dulu konsep dan desainnya," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri Taklimat Media: Pengumuman Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan, Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Jumat malam, 4 September 2026.
Ia menegaskan konsep revitalisasi tidak sekadar mengembalikan kondisi Desa Sade seperti sebelumnya, tetapi juga memperkuat mitigasi bencana. Pemerintah akan memperhatikan jarak antarrumah serta penggunaan material bangunan untuk mengantisipasi potensi kebakaran kembali terjadi.
"Harus ada mitigasi, antisipasi, supaya tidak terulang kembali arena ini banyak bahan-bahannya yang mudah terbakar. Juga jaraknya," katanya.
Saat ini, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) masih menunggu hasil rancangan dari arsitek yang telah ditunjuk untuk menata kawasan tersebut. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
Setelah desain selesai, pemerintah akan menyusun roadmap revitalisasi. Dan mulai melaksanakan program tersebut secara bertahap sejak tahun pertama.
| Baca juga: Gempa Magnitudo 2,2 Getarkan Bima NTB |
Sebelumnya, pemulihan kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok, NTB menjadi atensi pihaknya. Ia mengatakan perlu ada pihak yang bertanggung jawab untuk rekonstruksi Desa Sade supaya tak tumpang tindih.
Ia menyebut perkiraan rekonstruksi kampung adat itu memerlukan anggaran Rp 25 sampai Rp 30 miliar. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi akan mengkordinasikan pengelolaan biaya.
"Karena setahu saya kurang lebih untuk rekonstruksi itu mungkin di antara Rp 25 sampai Rp 30 miliar kalau tidak salah. Dengan jumlah 75 rumah adat, 65 kios, ada 1 masjid, dan juga kawasan area," ucapnya dalam Rapat Kerja di Komisi X DPR via YouTube TVR Parlemen, Rabu malam, 2 Sepember 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....