Bulog Pastikan Bantuan Jangkau Seluruh Wilayah Terdampak Gempa NTT
- 01 Sep 2026 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Total bantuan beras untuk warga terdampak gempa di NTT, 1.321.550 kilogram
- Pendisitribusian bantuan melibatkan kementerian/ lembaga dan stakeholder sehingga distribusi lancar
- Pemerintah mendistribusikan 7.000 liter Minyakita untuk warga terdampak gempa NTT.
RRI.CCo.ID, Jakarta- Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan distribusi bantuan untuk masyarakat penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menjangkau seluruh wilayah terdampak gempa. Ia memastikan distribusi bantuan berjalan dengan lancar.
"Sampai dengan hari ini penyaluran berjalan dengan baik dan lancar, terus kami update sepanjang hari setiap hari di posko bantuan bencana di pusat maupun ada di daerah. Hampir di seluruh tempat sudah terpenuhi dengan kebutuhan-kebutuhan bantuan bencana tanpa terkecuali," kata Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan pers di kantornya, Selasa, 1 September 2026.
Ia menjelaskan total bantuan beras yang telah didistribusikan untuk masyarakat terdampak gempa di tujuh kabupaten di NTT adalah 1.321.550 kilogram (Kg) . Bantuan terdiri dari 101.800 kg cadangan pangan pemerintah daerah, bantuan pangan 472.900 kg dan cadangan beras pemerintah bencana alam 881.980 kg, pemerintah mendistribusikan 7.000 liter Minyakita.
Ia juga memastikan pasokan beras di 46 unit gudang bulog dengan kapasitas 50.400 ton mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Adapun untuk stok beras di gudang hingga per hari Selasa 1 September 2026 mencapai 24.134 ton.
Rizal menambahkan pasokan beras di gudang bulog di NTT akan diperkuat dengan tambahan beras dari berbagai daerah di Tanah Air. Pihaknya mendatangkan beras melalui mobilisasi nasional (movnas ) seperti dari Banten sebanyak 3.000 ton, yang diangkut dengan kapal dan dalam perjalanan menuju NTT.
"Kanwil Jawa Timur kami kirim sekitar 20.996.000 kg, dan bergerak 98 persen, 8.550 ton dari Sulselbar atau Sulsel totalnya adalah 41,52% sedang dalam perjalanan. Kanwil NTB sekitar 35.250 ton dengan total sudah mencapai 82,35%, ini sedang perjalanan," ujarnya.
"Sedangkan yang sudah sampai di pelabuhan bongkar muat total sekitar 5.424.000 ton. Jadi ini yang sedang bongkar muat mudah-mudahan dalam dekat bisa langsung dikirim ke masing-masing gudang," kata Rizal.
Rizal memastikan distribusi bantuan pangan melibatkan berbagai stakeholder yang berada di NTT yakni TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) dan perangkat desa. Pihaknya juga bersinergi dengan kementerian/lembaga terkait sehingga bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat.
"Bulog bersinergi dengan Kementerian Koordinator PMK, Menteri Dalam Negeri, TNI beserta jajaran, Polri beserta jajaran, Menteri Sosial, Menteri Pertanian, Kepala Bapanas, BNPB. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk bagaimana semaksimal mungkin Bulog mampu menyalurkan bantuan-bantuan bencana yang diharapkan dari saudara-saudara kita yang tertimpa bencana," katanya menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....