Pemerintah Padamkan Karhutla 100 Hektare di Sumatra dan Kalimantan
- 01 Sep 2026 00:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim gabungan memadamkan kebakaran hutan seluas 100 hektare di Tahura Senami Kabupaten Batanghari.
- Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan sarana pendukung air untuk menangani karhutla di Kalimantan dan Jambi.
- Kementerian Lingkungan Hidup memantau pergerakan asap lintas negara bersama negara tetangga secara terpadu.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tim gabungan memadamkan kebakaran hutan seluas 100 hektare di kawasan Tahura Senami Kabupaten Batanghari Jambi. Operasi pemadaman darat tersebut berlangsung sejak hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2026 secara terpadu.
Pemerintah juga menangani titik api seluas 7,23 hektare di kawasan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merilis data penanganan kebakaran hutan tersebut pada Minggu 30 Agustus 2026.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan kesiapsiagaan penuh menghadapi ancaman kekeringan di berbagai daerah. Koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan untuk memanfaatkan seluruh infrastruktur sumber daya air secara optimal.
"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," kata Menteri Dody.
Petugas Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V membantu pemadaman kebakaran di Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau. Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Kalimantan Utara turut memberikan dukungan penanganan di lapangan.
Dukungan penanganan kebakaran terfokus di kawasan Sei Bebanir Bangun serta Jalan Poros Bangun Berau. Kebakaran tersebut menghanguskan vegetasi semak belukar pada dua lokasi seluas 0,5 hektare dan dua hektare.
Kegiatan pemadaman di Kabupaten Berau berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 18.30 WITA secara intensif. Operasi darat didukung personel gabungan dari BPBD Damkarmat TNI Polres Berau serta kelompok masyarakat.
Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH Rizal Irawan menjelaskan penanganan kebakaran hutan secara masif. Kementerian Lingkungan Hidup merilis data pemantauan kualitas udara pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2026.
"Sampai saat ini, beberapa saudara kita di wilayah Kalimantan dan Sumatra dalam kondisi menghadapi kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan kualitas udara. Operasi udara melibatkan puluhan helikopter dan pesawat yang dikerahkan untuk water-bombing dan modifikasi cuaca, sedangkan operasi darat didukung ribuan personel gabungan yang siaga 24 jam di titik-titik rawan," ujar Rizal Irawan.
BWS Kalimantan II membantu operasi pemadaman di Jalan Nyalun Menteng Kecamatan Jekan Raya Palangka Raya. Petugas mengerahkan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter untuk pengisian ulang armada pemadam.
Rizal menambahkan bahwa langkah penanganan krisis asap juga menjangkau tingkat kawasan regional secara ketat. Pemerintah bersama negara tetangga terus memantau pergerakan arah angin berdasarkan data peta milik BMKG.
"Langkah kita juga menjangkau level kawasan. Hasil dari ministerial meeting dan technical working group terkait transboundary haze pollution di Bali pada bulan Juli lalu, bersama negara-negara tetangga, kita memantau arah angin dan trajektori asap untuk mencegah krisis transboundary haze atau polusi asap lintas batas secara ilmiah dan transparan berdasarkan peta BMKG," ujar Rizal.
BWS Sumatra VI mendukung penanganan karhutla di kawasan Tahura Senami Sridadi Muara Bulian Batanghari. Pemadaman di kawasan hutan tersebut melibatkan Manggala Agni TNI Polsek Muara Bulian serta BPBD.
BWS Sumatra VI mengerahkan satu unit dump truck serta dua pompa robin di lokasi kebakaran. Petugas juga menyiagakan tiga tangki air portable berkapasitas total 3.000 liter untuk pemadaman api.
Petugas melakukan pemboran dua sumur air tanah untuk mengatasi keterbatasan sumber air di lapangan. Operasi pemadaman tersebut didukung satu mobil angkut Manggala Agni serta tiga mobil tangki tambahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....