Menkop Ferry Juliantono Minta Perajin Tenun Toraja Bikin Koperasi
- 30 Agt 2026 05:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong perajin tenun Toraja membentuk koperasi untuk memperluas akses pasar global.
- Kemenkop mendorong pembentukan Koperasi Kopi Tana Toraja serta menyiagakan dukungan pembiayaan dari LPDB Koperasi.
- Pemerintah Kabupaten Tana Toraja optimistis industri tenun lokal menjadi mesin penggerak utama ekonomi kerakyatan daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono mendorong para perajin kain tenun Toraja untuk segera membentuk lembaga koperasi. Pembentukan wadah konsolidasi tersebut bertujuan guna memperbesar kapasitas produksi serta memperluas jangkauan pasar ekspor.
Inisiasi pembentukan badan usaha bersama disampaikan saat acara penutupan kegiatan kebudayaan di Pasar Seni Makale. Penutupan ajang Pesona Tenun dan Budaya Toraja 2026 tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menteri Koperasi menilai kain tenun tradisional Sulawesi Selatan berpotensi menjadi produk fesyen kelas dunia yang unggul. Peningkatan kapasitas usaha diarahkan agar produk lokal memiliki daya saing tinggi tanpa mengikis identitas budaya.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan pentingnya pelestarian warisan budaya yang memiliki nilai jual ekonomi sangat tinggi. Penguatan kelembagaan melalui badan usaha koperasi diproyeksikan mampu menyelesaikan kendala modal serta efisiensi pemasaran.
“Kain tenun Toraja bukan sekadar hasil karya, tetapi bagian dari identitas dan warisan. Sekaligus potensi ekonomi yang patut terus kita kembangkan,” kata Ferry dalam keterangan kepada RRI.co.id , Minggu, 30 Agustus 2026
Ferry membeberkan bahwa koperasi bertindak sebagai jembatan strategis yang menghubungkan hasil karya perajin dengan pasar industri. Pembentukan Koperasi Kopi Tana Toraja turut diusulkan demi meningkatkan nilai tambah komoditas komersial daerah.
“Koperasi hadir untuk menjembatani karya dengan pasar, agar kreativitas tidak berhenti menjadi karya. Tetapi tumbuh menjadi usaha dan kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Ferry.
Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi disiapisagakan untuk memberikan program pendampingan serta kemudahan akses permodalan usaha. Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg menyambut optimistis keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.
“Tenunan bukan lagi sekadar warisan. Tetapi ini bisa menjadi mesin penggerak ekonomi,” ucap Zadrak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....