Kepemilikan CCTV Rusak di Pejompongan Masih Ditelusuri
- 28 Agt 2026 14:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sejumlah CCTV di Jalan Pejompongan rusak saat kericuhan pecah pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.
- Dishub DKI memastikan CCTV tersebut bukan miliknya dan menduga fasilitas itu milik Dinas Kominfotik.
- Kepemilikan CCTV belum dipastikan, sementara sedikitnya tiga unit kamera dilaporkan mengalami kerusakan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kepemilikan sejumlah kamera CCTV yang rusak di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, masih ditelusuri. Kamera tersebut rusak saat kericuhan terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026 malam.
Sebelumnya, CCTV yang rusak disebut merupakan milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Namun, hasil pengecekan lapangan memastikan kamera tersebut bukan milik Dinas Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi. Menurutnya, kamera tersebut diduga merupakan aset Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta.
“Hasil pengecekan tim lapangan bukan milik Dinas Perhubungan. Sepertinya punya Kominfo,” ujar Budi dalam keterangan pers, Jumat, 28 Agustus 2026.

Sejumlah oknum aksi damai sedang merusak fasilitas publik (CCTV) di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam, 27 Agustus 2026. (Foto: X/@martncarj)
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengaku belum mengetahui secara pasti kepemilikan CCTV tersebut. Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan kepada Dinas Kominfotik DKI Jakarta.
“Itu saya tanyakan dulu. Nanti saya mengecek Kominfo, karena yang tahu kan Kominfo,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kominfotik DKI Jakarta belum memberikan keterangan mengenai kepemilikan kamera tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, sedikitnya tiga unit CCTV yang terpasang pada tiang mengalami kerusakan.
Sejumlah komponen kabel kamera juga terlihat rusak dan terputus. Sementara itu, puluhan personel TNI terlihat berada di sekitar Pospol Pejompongan.
Perusakan CCTV di Jalan Pejompongan juga beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah orang terlihat merusak kamera menggunakan berbagai alat, termasuk kayu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....