Presiden Prabowo Janjikan Sekolah NU Dapat Empat Layar Interaktif Digital
- 27 Agt 2026 20:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menjanjikan semua ruang kelas sekolah di bawah Nahdlatul Ulama akan dilengkapi dengan layar interaktif.
- Janji tersebut disampaikan saat pembukaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27 Agustus 2026.
- Presiden mengakui masih ada sejumlah sekolah dan pesantren NU yang belum menerima layar interaktif karena persoalan administrasi dalam pengelolaan sekolah.
RRI.CO.ID, Jombang - Presiden Prabowo Subianto menjanjikan seluruh ruang kelas sekolah di bawah Nahdlatul Ulama (NU) akan mendapatkan layar interaktif. Janji tersebut disampaikan Presiden saat membuka Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026.
Presiden mengatakan dirinya baru mengetahui masih terdapat sejumlah sekolah dan pesantren NU yang belum menerima bantuan layar interaktif. Presiden mengatakan kondisi tersebut terjadi karena persoalan administrasi dalam pengelolaan sekolah.
"Saya mau minta maaf kepada Nahdlatul Ulama. Minta maaf, karena saya baru tahu bahwa layar interaktif panel banyak sekolah-sekolah, pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama yang belum menerima," ujar Presiden.
Presiden menyebut keterlambatan tersebut terjadi karena pembagian kewenangan pengelolaan sekolah antara kementerian. Sekolah negeri berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sementara sekolah di bawah NU berada dalam pembinaan Kementerian Agama.
"Ini adalah kemlingsutnya administrasi. Mendikdasmen nah ini, beliau tidak salah karena Dikdasmen mengurus sekolah-sekolah negeri, skolah-sekolah di bawah NU diurus oleh Menteri Agama," ujarnya.
Presiden kemudian memastikan persoalan tersebut akan segera diselesaikan. Sekolah-sekolah NU akan mendapatkan layar interaktif seperti halnya sekolah negeri.
"Walaupun terlambat, semua ruang kelas sekolah-sekolah NU akan menerima layar interaktif. Sama dengan semua sekolah negeri," ucap Presiden.
Presiden menjelaskan sekolah negeri pada tahun sebelumnya telah mendapatkan satu layar interaktif untuk setiap ruang kelas. Sementara pada tahun ini, pemerintah menyiapkan tambahan tiga layar untuk sekolah negeri.
"Tahun yang lalu, semua sekolah negeri terima satu layar, satu ruang kelas. Tahun ini, sekolah-sekolah negeri semuanya akan menerima tambahan tiga," ucapnya.
"Tapi NU segera akan menerima langsung empat. Jadi, utang saya kepada NU sudah agak terpenuhi," ujar Presiden.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....