Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Ingin Program MBG dilanjutkan

  • 27 Agt 2026 04:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Masyarakak terdampak gempa di Nagekeo meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilanjutkan
  • Presiden Prabowo memastikan program MBG dilanjutkan karena memberikan manfaat untuk mamsyarakat
  • Anak-anak sekolah lebih kuat secara stamina dan prestasi meningkat berkat MBG

RRI.CO.ID, Nagekeo-Presiden Prabowo Subianto menegaskan prorgam Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan karena masyarakat merasakan manfaat dari program tersebut. Komitmen Kepala Negara disampaikan saat mengunjungi masyarakat Nagekeo di posko utama.

"Saya kira kita lanjutkan supaya anak-anak kita sehat, supaya ibu-ibu hamil kita sehat. Mereka yang lanjut usia aman di saat mereka menikmati usia lanjut mereka," kata Presiden Prabowo Subianto di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Rabu, 26 Agustus 2026.

Presiden Prabowo sempat menanyakan kepada masyarakat terdampak gempa di Nagekeo mengenai manfaat dari Program MBG. Masyarakat dengan kompak mengatakan mendapatkan manfaat dari program prioritas Presiden Prabowo tersebut.

"Saya dapat laporan dari bapak bupati bahwa rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG apa benar?" kata Presiden Prabowo. Masyarakat pun menjawab dengan kompak, "Iya'".

Lantas Presiden Prabowo bertanya apakah program MBG harus diteruskan. Masyarakat kembali menjawab setuju program MBG diteruskan.

"Mau diteruskan atau tidak," kata Presiden Prabowo. Masyarakat menjawab "Teruskan".

Presiden Prabowo mengatakan bagi masyarakat dengan ekonomi yang bagus, akan mudah mendapatkan satu porsi makanan. Namun bagi masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah, sulit untuk mendapatkan makanan.

"Kalau untuk orang yang mampu satu porsi makanan itu tdak ada artinya. Tapi untuk mereka yang dalam keadaan susah dan susahnya berhari-hari," katanya.

Lantas Presiden Prabowo mengaku menerima banyak cerita dari mereka yang saat ini sudah sukses atau menjadi orang yang berhasil. Mereka bercerita sulitnya mendapatkan makan ketika masih kanak-kanak.

"Banyak yang cerita kepada saya, mereka-mereka yang sebetulnya sudah jadi orang, mereka ingat waktu saya kecil. 'Pak, saya berangkat sekolah dan pulang sekolah lapar dan syukur tidak lolos' tapi sekarang yang kita mikir adalah ibu-ibu dan anak-anak MBG berperan" katanya menegaskan.

Sebelumnya Bupati Nagekeo Simplisius Donatus memberikan dukungan untuk program MBG. Bupati Simplius mengatakan siswa memperoleh banyak manfaat dari program MBG, seperti tubuh lebih bugar, semangat belajar dan rajin masuk sekolah.

"Kami sangat mendukung program MBG, saya sudah melakukan survei non formil, kehadiran siswa nyaris 100 persen, tingkat kebugaran kalau dulu 2 atau 3 minggu sekali, kena flu, pilek. Hari ini tidak ada (sakit), jadi tingkat kebugarannya luar biasa untuk siswa-siswa yang mendapatkan jatah MBG ini," kata Bupati Nagekeo Simplisius Donatus.

Bupati juga mengatakan dampak lain program MBG adalah mengurangi perilaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sslama ini KDRT disebabkan karena ketimpangan ekonomi pada masyarakat.

Isteri kerap menjadi sasaran KDRT karena isteri menuntut uang belaja namun suami tidak memenuhi permintaan isteri karena tidak memiliki pekerjaan. Namun dengan program MBG, isteri memiliki penghasilan tanpa bergantung pada suami.

"Dulu istri tuntut minta uang ketika uangnya tidak ada, suaminya marah, pukul istri dan sekarang, kalau suaminya tidak kasih uang, istsri punya uang sendiri dari MBG. Mereka punya penghasilan, ini hal yang memang tidak orang bayangkan," katanya.

"Setelah dalam survei kami, kami temukan keadaan yang luar biasa, jadi kami berharap bahwa MBG untuk wilayah kami. Orang lain boleh bicara apapun untuk wilayah kami, kami minta kalau perlu ditingkatkan," katanya menegaskan.

Bupati meminta agar pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG dipermudah sehingga dapat melayani masyarakat. Saat ini ada 49 unit sapur MBG namun hanya 11 unit yang beroperasi.

"Kami punya jatah 49, yang bisa bergerak hanya 11 MBG yang kami kerjakankami. Mohon bantuan bagaimana untuk bisa mempermudah MBG ini tetap berada di Nagekeo," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....