Asap Karhutla Masih Tebal, Siswa di Sanggau Belajar di Rumah Secara Daring

  • 25 Agt 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Warga di Sanggau, Kalimantan Barat masih merasakan asap karhutla sejak sepekan lalu
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran terkait kegiatan belajar di rumah
  • Pembelajaran Jarak Jauh di Sanggau, Kalimantan Barat diperpanjang hingga 28 Agustus 2026

RRI.CO.ID, Jakarta- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Sanggau, Kalimantan Barat menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut (Karhutla). Pihak sekolah menyebut sistem PJJ telah berlangsung selama sepekan dan akan diperpanjang karena kabut asap masih tebal.

“Kebetulan satu minggu PJJ dan berlanjut sampai tanggal 28 Agustus. Kebetulan dari dinas membuat edaran karena semakin hari kabut tebal,” kata Kepala SDN 01 Sanggau, Titis Kartikawati, dalam perbincangan bersama RRI, Selasa, 25 Agustus 2026.

Ia mengatakan kabut asap di Sanggau, sangat tebal pada pagi hari. Bahkan asap masuk ke ruangan sehingga pihak sekolah tidak ingin mengambil risiko dan memutuskan kegiatan PJJ.

“Kalau di Sanggau, mengganggu itu pagi hari. Kalau pagi, tebal asapnya sampai masuk ke rumah, dan bau asap terasa sekali, kalau pagi parah,” ujarnya.

Kendati PJJ, pihak sekolah mengharuskan guru tetap masuk dan berada di ruang kelas. Pihak sekolah juga rutin membersihkan ruang kelas terutama meja sehingga apabila kegiatan belajar di sekolah normal, kondisi anak-anak dalam keadaan baik.

“Nanti kita lakukan pembersihan, karena debu partikel kita tidak tau, anak masuk kelas dan menyentuh meja dan dihirup lagi. Itu yang kita takutkan, keputusan dinas guru masuk,” katanya.

Titis meminta agar orang tua menjaga asupan makanan anak sehingga tidak mudah sakit. Menu makanan yang sehat dan menghindari minuman dingin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....