Polri-Bhayangkari Perluas Bantuan Gempa Flores lewat Laut dan Udara

  • 25 Agt 2026 02:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri dan Bhayangkari mengirim bantuan gempa Flores melalui jalur laut dan udara menuju lima wilayah terdampak.
  • KP BIMA-7014 membawa kasur, pakaian, selimut, genset, panel surya, kompor, serta berbagai kebutuhan pengungsi.
  • Polda Sulawesi Selatan turut mengirimkan 106 paket bantuan sosial untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka.

RRI.CO.ID, Jakarta – Ratusan perlengkapan pengungsian, genset, dan panel surya kembali dikirim Polri dan Bhayangkari untuk korban gempa Flores. Bantuan bergerak melalui jalur laut dan udara menuju lima wilayah terdampak di Nusa Tenggara Timur.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap. Berbagai jalur transportasi dioptimalkan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

“Polri terus mengoptimalkan seluruh kemampuan untuk memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau masyarakat terdampak gempa bumi. Bantuan berbagai jajaran terus dihimpun dan disalurkan menuju wilayah yang membutuhkan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026.

Salah satu pengiriman dilakukan menggunakan KP BIMA-7014 Korpolairud Baharkam Polri dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Kapal membawa bantuan Ketua Umum Bhayangkari bersama bantuan Kapolda NTT menuju sejumlah wilayah Flores.

KP BIMA-7014 bertolak sekitar pukul 00.05 WITA dengan membawa bantuan untuk lima wilayah terdampak. Tujuannya meliputi Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, serta Sikka.

Bantuan Ketua Umum Bhayangkari mencakup 205 kasur lipat, ratusan paket pakaian, sarung, dan selimut. Pengiriman juga membawa 20 genset, lima panel surya, serta enam kompor untuk mendukung kebutuhan pengungsi.

Kapal tiba di Pelabuhan Kedindi Reo, Kabupaten Manggarai, sekitar pukul 05.30 WITA untuk membongkar sebagian logistik. Bantuan tersebut selanjutnya diteruskan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai Timur.

Setelah pembongkaran selesai, KP BIMA-7014 melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Maropokot, Mbay, Kabupaten Nagekeo. Logistik kemudian diteruskan menuju sejumlah posko penanganan bencana sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Kapolda NTT turut mengirim bantuan bagi masyarakat terdampak di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai. Isinya berupa air mineral, mi instan, terpal, selimut, biskuit, hingga perlengkapan bayi.

Kasur lipat, kasur tipis, sarung, tisu basah, dan tisu wajah juga disertakan dalam pengiriman. Berbagai kebutuhan tersebut disiapkan untuk membantu warga selama masih bertahan di lokasi pengungsian.

Dukungan kemanusiaan juga datang dari Polda Sulawesi Selatan melalui pengiriman 106 paket bantuan sosial. Bantuan tersebut tiba di Kabupaten Sikka pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Logistik diterbangkan menuju Bandara Frans Seda Maumere sebelum dibawa ke Aula P.A. Tiwon Polres Sikka. Bantuan disimpan sementara bersama logistik lainnya sebelum didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

Setiap paket dari Polda Sulawesi Selatan berisi beras, mi instan, minyak goreng, susu, dan teh celup. Kopi Toraja turut disertakan sebagai bagian kebutuhan pokok yang diberikan kepada warga.

Trunoyudo mengatakan bantuan dari berbagai jajaran menunjukkan solidaritas keluarga besar Polri terhadap masyarakat terdampak gempa. Distribusi terus dikoordinasikan agar setiap logistik dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Bantuan berbagai jajaran merupakan wujud solidaritas keluarga besar Polri untuk masyarakat terdampak. Kami memastikan bantuan yang tiba segera disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain logistik, Polri masih menjalankan evakuasi, pelayanan kesehatan, dan trauma healing untuk masyarakat terdampak. Seluruh pelayanan dilakukan bersamaan dengan upaya pemulihan pascagempa di sejumlah wilayah Flores.

Trunoyudo memastikan Polri tetap mendampingi masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan berlangsung. Bantuan yang terus berdatangan diharapkan mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

“Polri akan terus hadir bersama masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan. Kami berharap bantuan ini membantu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa Flores,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....