Presiden Perintahkan Tambah Peralatan Atasi Karhutla Kalimantan

  • 23 Agt 2026 03:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto memutuskan menambah jumlah unit peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan setelah melakukan tinjauan langsung ke lokasi karhutla.
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa keputusan penambahan peralatan diambil langsung oleh Kepala Negara berdasarkan laporan dari petugas gabungan penanganan karhutla.
  • Keputusan strategis ini merupakan respons nyata pemerintah terhadap permasalahan kebakaran hutan dan lahan yang memerlukan penanganan intensif dan dukungan peralatan yang memadai.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan menambah jumlah peralatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, usai mendampingi Presiden Prabowo langsung di lokasi karhutla.

Penambahan unit peralatan tersebut diputuskan langsung Kepala Negara setelah mendengar laporan penanganan karhutla. Laporan itu disampaikan dalam pertemuan koordinasi penanganan karhutla dengan dari petugas gabungan.

"Beberapa hal juga langsung diputuskan oleh Bapak Presiden, penambahan-penambahan peralatan," kata Mensesneg Prasetyo. Mensesbeg ditemui wartawan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Peralatan yang dimaksud antara lain helikopter untuk water bombing, pompa air untuk sumur bor. "Juga penambahan personel," kata Prasetyo.

Keputusan untuk menambahkan berbagai unit peralatan penanganan karhutla tersebut, berdasarkan pertimbangan bahwa situasinya genting. Mensesneg juga menuturkan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan penambahan penerjunan mobil pemadam kebakaran (damkar).

"Di semua keperluan yang memang diperlukan di lapangan, yang kita miliki, langsung diputuskan oleh Bapak Presiden. Ada pengiriman tambahan mobil mobil tangki, dan mobil-mobil pemadam kebakaran," ujarnya.

Presiden Prabowo juga turut menyoroti penanganan masyarakat yang terdampak karhutla. Kepala Negara memberikan instruksi kepada jajaran pemerintah provinsi, untuk mengedepankan keselamatan masyarakat.

"Apabila ada masyarakat kita yang terdampak untuk ditangani dengan sebaik-baiknya," imbuh Mensesneg Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Kalimatan Barat, Sabtu 22 Agustus 2026. Kedatangan Kepala Negara untuk memimpin langsung rapat koordinasi serta meninjau penanganan darurat karhutla.

Usai memimpin rapat karhutla di Pangkalan TNI AU Supadio, Presiden menuju Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman.

Presiden Prabowo tampak berjalan menyusuri lahan yang terbakar. Kepala Negara melihat dari dekat kondisi area terdampak serta proses penanganan kebakaran oleh petugas gabungan.

Di tengah peninjauan, Presiden Prabowo turut memberikan arahan kepada para menteri dan jajaran terkait. Presiden Prabowo juga menghampiri dan menyapa para petugas yang tengah bertugas juga masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....