Kesuksesan Celine Bawa Baki Merah Putih, Ada Pengorbanan dan Doa Ibu
- 20 Agt 2026 16:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Keberhasilan Celine menjadi pembawa baki bendera di Istana Negara tidak terlepas dari perjuangan panjang yang sangat melelahkan. Sang ibu, Anastasia, menceritakan bagaimana persiapan matang telah dilakukan sejak awal proses seleksi tingkat daerah dimulai.
Proses seleksi ketat dari tingkat kota hingga provinsi menuntut kesiapan fisik serta mental yang sangat optimal. Dukungan penuh dari pihak keluarga menjadi kunci utama keberhasilan putri mereka dalam menembus formasi Paskibraka Nasional.
“Bentuk dukungan, doa, dan pengorbanan terbesar dari keluarga untuk mengiringi langkah Celine itu sangat banyak. Misalnya dibawakan pemeriksaan kesehatan sendiri, terutama memeriksa kondisi fisiknya serta giginya sebelum tes," ujar Anastasia melanjutkan.
Pemeriksaan medis secara mandiri sengaja dilakukan demi memastikan seluruh kriteria fisik Paskibraka dapat terpenuhi dengan sempurna. Pengorbanan tersebut membuahkan hasil manis tatkala Celine dinyatakan lolos serta terpilih menjadi perwakilan utama dari daerahnya.
“Nah sebelum tes itu kita harus mempersiapkan giginya, diperbaiki mana yang perlu dipelihara. Pokoknya kesehatannya yang diutamakan dulu pas dia mau tes dari kota sampai ke provinsi," kata ibu tersebut.
Selain persiapan fisik, perubahan fokus serta komitmen tinggi juga ditunjukkan oleh Celine menjelang keberangkatannya menuju pemusatan latihan. Remaja tersebut terus menggembleng dirinya sendiri agar siap menghadapi latihan fisik ketat di pemusatan latihan nasional.
“Sebelum dia berangkat karantina sih dia lebih fokus latihan, terus orangnya pun kegiatannya positif. Perasaan terharu dan tidak menyangka juga bisa sampai ke titik ini, sampai ke Istana," kata Ibunda terharu.
Puncak dari seluruh pengorbanan serta latihan keras tersebut akhirnya terbayar tuntas saat pelaksanaan upacara bendera berlangsung. Anastasia yang hadir mendampingi di Istana menyaksikan langsung betapa megah serta suksesnya gelaran acara peringatan tersebut.
“Di Istana itu sangat meriah, terus tamu-tamu undangan sangat ramai memenuhi area tempat duduk. Meskipun dapat di belakang tempat duduknya, tapi bersyukur masih bahagia bisa menyaksikan anak tampil," kata sang ibu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....