Dari Sungai Subang, Bendera Raksasa Bawa Pesan Jaga Lingkungan

  • 20 Agt 2026 09:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pembentangan bendera raksasa yang dilakukan oleh komunitas pencinta alam Subang tersebut dilakukan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Bendera merah putih raksasa tersebut dikibarkan di atas aliran Muara 7 Sungai di Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
  • Tema ‘Warna Alam untuk Negeri, Selamatkan Tanah dan Air’. Makanya posisi kita berada di air, di Muara 7 Sungai,”
  • Tahun ini merupakan pembentangan ketujuh, sehingga memilih Muara Tujuh Sungai sebagai lokasi yang sesuai dengan tema kegiatan.

RRI.CO.ID, Subang - Bendera Merah Putih raksasa berukuran 10x5 meter berkibar di atas aliran Muara Tujuh Sungai, Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pembentangan bendera tersebut menjadi bagian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus membawa pesan menjaga lingkungan.

Kegiatan yang digelar komunitas pencinta alam Subang, Warna Alam, itu berlangsung Sabtu (15/8/2026). Berbeda dari tahun sebelumnya, pembentangan bendera kali ini dilakukan di atas aliran sungai sesuai tema “Warna Alam untuk Negeri, Selamatkan Tanah dan Air”.

Dewan Pembina Warna Alam, Atang Suhayat, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum mengajak generasi muda mensyukuri kemerdekaan. Selain mengenang jasa pahlawan, kegiatan juga mengajak masyarakat merawat persatuan dan lingkungan.

“Kami mengajak generasi muda bersyukur atas kemerdekaan, mengenang jasa pahlawan. Sekaligus merawat persatuan nasional melalui kegiatan ini,” kata Atang kepada Pro3 RRI, ditulis, Kamis, 20 Agustus 2026.

Atang menjelaskan pembentangan bendera raksasa merupakan kegiatan tahunan yang digelar setiap peringatan kemerdekaan. Tahun ini menjadi pembentangan ketujuh dengan pemilihan Muara Tujuh Sungai sebagai lokasi yang sesuai tema lingkungan.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 50 anggota aktif, pelajar, masyarakat, tokoh masyarakat, pemerintah, dan unsur kepemudaan setempat. Peserta juga melakukan kegiatan lingkungan berupa pembersihan sungai dan penanaman pohon.

Atang mengajak generasi muda terus berkreasi dan berkontribusi bagi bangsa sesuai kemampuan masing-masing. Ia menekankan kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari wilayah sekitar tanpa mengabaikan pendidikan dan kewajiban sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....