Mendagri Ingatkan Potensi Gempa Susulan Masih Mungkin Terjadi di NTT

  • 19 Agt 2026 14:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa susulan berskala kecil berpotensi terjadi pada dua hingga tiga minggu ke depan

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengingatkan potensi gempa susulan masih mungkin terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa susulan berskala kecil berpotensi terjadi hingga tiga minggu ke depan.

Saat mengunjungi Pelabuhan Laurentius Say, Mendagri mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan asesmen terlebih dahulu. Hal ini diperlukan untuk menentukan langkah penanganan terhadap bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

“Kalau strukturnya masih kuat, tinggal pembangunan dinding, interior, atap, dan lain-lain,” ujarnya, Rabu 19 Agustus 2026. “Namun, kalau strukturnya tidak kuat, mau tidak mau harus dibongkar supaya nantinya betul-betul kokoh.”

Menurut Tito, berdasarkan keterangan kepala syahbandar, operasional pelabuhan tetap berjalan. Hal itu disebabkan sistem digitalisasi yang digunakan memiliki mekanisme cadangan.

Bahkan, layanan embarkasi maupun debarkasi juga telah berjalan normal. “Kami mengapresiasi jajaran Kementerian Perhubungan, syahbandar, dan otoritas pelabuhan yang memastikan pelayanan tetap berjalan di tengah kondisi pascagempa,” ujarnya.

Mendagri juga menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa akibat gempa tersebut. Tito memastikan pemerintah pusat akan terus hadir bersama masyarakat terdampak dan mengoptimalkan penanganan pascabencana.

Presiden Prabowo Subianto pun memerintahkan para menteri dan kepala lembaga negara hadir langsung di wilayah terdampak bencana NTT. “Banyak sekali kekuatan yang datang ke sini seperti Kepala BNPB, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri PU,” ujarnya.

Tito menambahkan bahwa Menteri Koordinator (Menko), Bapak Zulkifli Hasan juga akan menyusul ke NTT. “Kami semua keroyokan untuk membantu (masyarakat korban gempa),” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....