PLN NP Perkuat Keandalan Pembangkit Hadapi Kebutuhan Nasional

  • 18 Agt 2026 15:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PLN NP juga mendirikan 125 posko siaga untuk mengamankan kebutuhan listrik selama periode tersebut
  • Teknologi tersebut memungkinkan pengawasan data secara real-time melalui sistem terintegrasi
  • PLN NP memastikan kesiapan pembangkit menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan listrik nasional

RRI.CO.ID, Jakarta - PLN Nusantara Power (NP) memperkuat keandalan pembangkit menghadapi kebutuhan listrik nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil dan andal selama periode siaga.

PLN Nusantara Power mengerahkan 6.018 personel di seluruh unit pembangkit pada 16 hingga 18 Agustus 2026. Personel tersebut terdiri atas karyawan, tenaga alih daya, mitra kerja, dan petugas pengamanan.

PLN NP juga menyiagakan 573 mesin pembangkit dengan total Daya Mampu Pasok mencapai 16.202 megawatt. Kesiapan tersebut mencakup unit pembangkit yang tersebar dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan seluruh pembangkit telah dipastikan siap beroperasi. Menurutnya, kesiapan tersebut diperlukan untuk menjaga pasokan listrik selama momentum HUT ke-81 RI.

“Kami berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap stabil sehingga seluruh Indonesia dapat merayakan kemerdekaan," kata Ruly dalam siaran pers tertulis, Selasa, 18 Agustus 2026. PLN NP juga mendirikan 125 posko siaga untuk mengamankan kebutuhan listrik selama periode tersebut.

Penguatan keandalan dilakukan melalui patroli, pemeliharaan preventif, dan tindakan prediktif di seluruh unit pembangkit. PLN NP juga memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, serta masyarakat sekitar pembangkit.

Salah satu pembangkit strategis berada di Muara Karang, Jakarta, dengan kapasitas mencapai 2.177 megawatt. Pembangkit tersebut menyuplai sekitar 18,4 persen kebutuhan listrik Jakarta dan Banten.

PLN NP UP Muara Karang juga mendukung kebutuhan pasokan listrik untuk kawasan VVIP nasional. Unit pembangkit berbahan bakar gas tersebut turut mendukung pelaksanaan Upacara Kemerdekaan RI.

"Selain personel dan peralatan, PLN NP memanfaatkan teknologi Nusantara InnoVision Center untuk pemantauan operasional. Teknologi tersebut memungkinkan pengawasan data secara real-time melalui sistem terintegrasi," ujarnya.

Nusantara InnoVision Center didukung kecerdasan buatan, analisis big data, serta dashboard terintegrasi. Teknologi tersebut membantu mempercepat pengambilan keputusan strategis demi menjaga kelancaran operasional pembangkit.

PLN NP memastikan kesiapan pembangkit menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan listrik nasional. Penguatan personel, pembangkit, dan teknologi dilakukan untuk menghadapi kebutuhan listrik yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....