Perkuat Usaha Desa Serdang Wetan, UMN Dorong Pengembangan Produksi dan Pemasaran
- 18 Agt 2026 11:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Multimedia Nusantara menargetkan penguatan kapasitas usaha masyarakat desa melalui tiga aspek utama: produksi, manajemen, dan pemasaran.
- Desa Serdang Wetan di Tangerang menjadi lokasi implementasi program pemberdayaan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
- Teknologi digital dikembangkan sebagai instrumen pendukung utama untuk memperkuat ketiga pilar pengembangan usaha dalam program ini.
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) di Desa Serdang Wetan, Tangerang. Program ini bagian dari penguatan kapasitas usaha menjadi salah satu kunci mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Program tersebut menyasar tiga aspek utama, yakni produksi, manajemen, dan pemasaran. Pemanfaatan teknologi digital dikembangkan sebagai instrumen pendukung untuk memperkuat ketiga aspek tersebut.
Ketua Kelompok Budidaya Perikanan Dewata Farm Ari Suhendi mengatakan budidaya ikan membutuhkan perencanaan pakan, siklus, dan waktu panen. Selama ini, pengelolaan budidaya lebih banyak mengandalkan pengalaman, tetapi pendampingan kini mendorong pencatatan dan evaluasi lebih terstruktur.
“Selama ini kami mengelola budidaya berdasarkan pengalaman. Pendampingan ini membuka cara pandang baru bahwa setiap proses, mulai dari pemberian pakan sampai panen," ujar Ari dalam keterangannya yang di terima, Selasa 18 Agustus 2026.
"Perlu dicatat agar kami bisa mengevaluasi dan mengambil keputusan dengan lebih baik,” ujar Ari menambahkan. Pendampingan diawali dengan observasi, diskusi, dan pemetaan kondisi lapangan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat.
Hasil identifikasi menunjukkan penguatan produksi menjadi salah satu prioritas bagi Kelompok Budidaya Perikanan Dewata Farm. Melalui workshop bersama pakar budidaya perikanan, anggota kelompok mendapatkan penguatan mengenai pengelolaan kolam dan efisiensi pemberian pakan.
Selain itu juga pencatatan siklus budidaya, hingga strategi meningkatkan produktivitas. Pendampingan juga diberikan kepada Kelompok Pengolahan Pangan Mekar Lestari yang dipimpin Linda Farida.
Kelompok tersebut mendapat penguatan dalam pengelolaan usaha, mulai dari penyusunan biaya produksi, pencatatan keuangan sederhana hingga pengelolaan pesanan. “Kami jadi lebih memahami pentingnya mencatat setiap biaya dan mengelola pesanan dengan lebih rapi," ujar Linda selaku kelompok Pengolahan Pangan Mekar Lestari.
"Selama ini kami fokus memproduksi. Tetapi sekarang kami juga belajar bagaimana mengembangkan usaha agar bisa terus bertahan dan berkembang,” ujar Linda menambahkan.
Penguatan manajemen dilakukan bersamaan dengan upaya memperluas pemasaran produk. Masyarakat didorong tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga membangun identitas produk dan memanfaatkan media digital.
Program PDB UMN di Desa Serdang Wetan menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak harus dimulai dari penerapan teknologi. Peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha menjadi fondasi utama, sementara teknologi digunakan sebagai instrumen untuk memperkuat proses tersebut.
Penguatan produksi meningkatkan kemampuan teknis masyarakat. Sementara penguatan manajemen dan keuangan mendorong pengelolaan usaha menjadi lebih tertata.
Di sisi lain, penguatan pemasaran membuka peluang bagi produk masyarakat untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Teknologi kemudian berperan menghubungkan berbagai proses tersebut agar pengelolaan usaha berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Keberhasilan pemberdayaan masyarakat pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah bantuan atau kecanggihan teknologi yang diperkenalkan. Indikator utamanya adalah meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha secara mandiri.
Program PDB UMN di Desa Serdang Wetan menjadi salah satu contoh kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat. Meski perubahan membutuhkan proses, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dan mendorong pembangunan ekonomi desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....