HUT ke-81 RI, KOWANI: Perempuan sebagai Pilar Pembangunan dan Ketahanan Keluarga

  • 17 Agt 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KOWANI menegaskan perempuan berperan strategis sebagai pilar pembangunan dan pembentuk generasi penerus bangsa
  • KOWANI mendorong kontribusi perempuan melalui ketahanan pangan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan generasi muda
  • KOWANI siap menjadi mitra pemerintah dalam mendukung Asta Cita serta memperkuat perempuan, keluarga, dan masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional. Ketua Umum KOWANI Nannie Hadi Tjanjanto menegaskan perempuan memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas generasi penerus bangsa.

Hal tersebut disampaikan Nannie saat memperingati HUT ke-81 RI di Kantor Pusat KOWANI, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti upacara bendera melalui siaran langsung dari Istana Negara dan dilanjutkan berbagai kegiatan.

Nannie mengatakan perempuan perlu mengambil peran lebih besar untuk melahirkan generasi penerus yang mampu mengisi masa depan Indonesia. Menurutnya, peran perempuan mencakup berbagai bidang, mulai kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi hingga perlindungan generasi muda.

“Sekarang bagaimana perempuan-perempuan harus lebih menjadi pilar bangsa. Melahirkan generasi penerus yang bisa mengisi Indonesia di masa depan,” ujar Ketua Umum KOWANI Periode 2024-2029 tersebut.

Nannie juga menegaskan KOWANI berkomitmen menyelaraskan program organisasi dengan agenda pembangunan pemerintah dan turut mendukung pencapaian Asta Cita. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan ketahanan pangan, pencegahan stunting, pemberantasan narkoba, pencegahan kekerasan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

“KOWANI hanya menerjemahkan apa yang menjadi program pemerintah. Keberadaan perempuan harus bisa ikut mewujudkan tercapainya Asta Cita program pemerintah,” katanya.

Selain itu, KOWANI juga mendorong perempuan menjadi pelaku pembangunan melalui penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif. Nannie mengatakan sinergi pemerintah, organisasi perempuan, dunia usaha, masyarakat, dan keluarga diperlukan agar pembangunan memberikan manfaat nyata.

“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku pembangunan. KOWANI siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan yang memperkuat perempuan, keluarga, dan masyarakat,” ucapnya.

Selain pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, KOWANI menyatakan kesiapan mendukung sekaligus menyempurnakan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nannie menilai keamanan dan kualitas makanan perlu menjadi perhatian bersama untuk mencegah gangguan kesehatan pada anak-anak penerima manfaat.

Menurutnya, perempuan dan organisasi perempuan dapat memberikan edukasi serta masukan untuk memastikan makanan aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Ia juga berencana menyampaikan berbagai masukan tersebut kepada pemerintah untuk mendukung perbaikan pelaksanaan program MBG.

“Kami hadir untuk memberikan solusi bagaimana supaya tidak terjadi hal-hal seperti yang pernah terjadi. Ada hal-hal yang bisa kami sampaikan, termasuk bagaimana makanan harus segera dikonsumsi dan tidak dibiarkan terlalu lama,” kata Nannie.

Komitmen tersebut turut diperkuat melalui jaringan KOWANI yang menaungi 129 organisasi perempuan hingga tingkat akar rumput. Jaringan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kontribusi perempuan sekaligus menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Sebagai informasi, peringatan HUT RI ini juga diisi berbagai perlombaan khas kemerdekaan, senam bersama, dan line dance bagi pengurus serta anggota KOWANI. Kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan antaranggota organisasi.

Menurut Nannie, perempuan perlu menjaga kesehatan, keluarga, dan persatuan untuk melahirkan generasi serta pemimpin masa depan Indonesia. Ia menegaskan KOWANI siap terus menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat perempuan, keluarga, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....