Malam Merdeka Hadirkan Immersive Show, Video Mapping, Karnaval, dan Drone Show
- 17 Agt 2026 15:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Empat rangkaian Malam Merdeka meliputi immersive show, video mapping, karnaval kendaraan hias, dan drone show.
- Ribuan pelaku kreatif terlibat, termasuk sekitar 3.000 pelaku kreatif dalam karnaval kendaraan hias.
- Rangkaian acara memadukan teknologi, budaya, dan nasionalisme untuk memperkuat persatuan sekaligus memberi dampak ekonomi kerakyatan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Malam Merdeka dalam rangka HUT ke-81 RI menghadirkan empat rangkaian utama yang memadukan kreativitas dan teknologi. Malam Merdeka akan menghadirkan immersive show, video mapping, karnaval kendaraan hias, dan drone show.
“Tiga titik di sekitar Monas sisi timur, barat, selatan, tiga titik lainnya di sekitar Bundaran HI. Jadi ada yang di depan Plaza Indonesia, di depan Hotel Kempinski, dan di depan Hotel Pullman,” kata Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, dalam Konferensi Pers Malam Merdeka, di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Immersive show menghadirkan pengalaman interaktif melalui video interaktif, image generator, lorong waktu, wishing wall, totem Garuda, dan LED strips. Pertunjukan tersebut mengusung tiga tema, yakni “Aku dan Indonesia”, “Harapanku untuk Indonesia”, dan “Menjadi Orang Indonesia”.
Selanjutnya, video mapping di tubuh Monas berlangsung pukul 18.00 hingga 23.00 WIB. Acara ini menampilkan tiga fase perjalanan Indonesia, dari perjuangan prakemerdekaan, momentum proklamasi, hingga pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Pertunjukan tersebut diketahui menghadirkan 13 konten serta menggunakan 32 proyektor. Sementara itu, karnaval kendaraan hias dimulai pukul 18.50 WIB dengan rute dari Monas menuju Bundaran HI.
Rangkaian Karnaval melibatkan 32 kendaraan hias hasil kreasi kementerian dan lembaga serta sekitar 3 ribu pelaku kreatif dari berbagai subsektor. Kemudian, Rangkaian Malam Merdeka ditutup dengan drone show di kawasan Bundaran HI pukul 22.00 WIB.
Sekitar 1.500 drone akan membentuk konfigurasi visual yang memadukan warna, tema, dan narasi dalam satu kesatuan cerita. Teuku menegaskan, seluruh rangkaian Malam Merdeka dirancang sebagai panggung kebangsaan yang memadukan nasionalisme, akar budaya, kreativitas, dan partisipasi publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....