Pemerintah Imbau Perayaan HUT ke-81 RI melalui Malam Merdeka Tetap Penuh Empati

  • 17 Agt 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah mengimbau perayaan HUT ke-81 RI tetap berlangsung, tetapi tidak berlebihan dan harus memperhatikan korban bencana.
  • Rangkaian acara Malam Merdeka dapat menjadi momentum doa bersama, penggalangan solidaritas, dan bantuan bagi masyarakat terdampak.
  • Pemerintah ingin semangat kemerdekaan memperkuat persatuan, persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mengimbau masyarakat agar perayaan HUT ke-81 RI tetap dilakukan dengan penuh empati. Empati ini terutama terhadap saudara-saudara yang sedang terdampak bencana di sejumlah daerah.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI, Fahd Pahdepie. Ia mengatakan, suasana duka akibat bencana tidak boleh menghilangkan rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan.

Namun, kegembiraan dalam berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan diharapkan tidak dilakukan secara berlebihan. Perayaan juga diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Pemerintah sudah melakukan upaya maksimal dari sejak jam-jam pertama informasi ini diterima di Jakarta. Bapak Presiden sudah memerintahkan jajarannya untuk memberikan bantuan segera kepada saudara-saudara kita di NTT,” katanya, dalam Konferensi Pers Malam Merdeka HUT ke-81 RI, di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurutnya, perhatian terhadap korban bencana juga perlu diwujudkan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI. Ia menyebut kegiatan Malam Merdeka dan berbagai acara kesenian yang digelar pemerintah dapat menjadi ruang untuk menggalang solidaritas.

Acara ini turut mengajak masyarakat mendoakan korban, serta menghimpun bantuan bagi masyarakat terdampak bencana. Fahd menegaskan peringatan kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas.

Hal senada dikatakan oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Ia menyebut, seluruh rangkaian acara dilaksanakan dengan tetap memperhatikan situasi kebangsaan saat ini.

Malam Merdeka, tambahnya, juga memberikan dampak bagi ekonomi rakyat. Menurutnya, rangkaian Malam Merdeka melibatkan ribuan talenta kreatif dari berbagai subsektor ekonomi kreatif.

Di antaranya, desain, fesyen, kuliner, musik, seni pertunjukan, konten digital hingga teknologi baru. Ia menyebut, keterlibatan pelaku ekraf dapat menghadirkan perayaan kemerdekaan yang menggabungkan kreativitas, teknologi, dan partisipasi publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....