Pimpinan DPR Minta Percepat Pemulihan Permukiman 4.000 Warga Terdampak Gempa NTT

  • 17 Agt 2026 15:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, mendesak pemerintah mempercepat pemulihan permukiman bagi sekitar 4.000 warga yang terdampak gempa NTT.

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa, meminta pemulihan permukiman 4.000 warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dipercepat. Ditambahkannya bahwa target pemulihan harus ditetapkan secara jelas agar warga tidak berlama-lama tinggal berada di posko pengungsian.

Saan menyampaikan hal tersebut pada rapat koordinasi penanganan bencana bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Pascabencana DPR. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu, 16 Agustus 2026.

Menurut Saan, target pemulihan diperlukan agar warga secara bertahap dapat meninggalkan posko pengungsian. Mereka diharapkan dapat kembali ke rumah atau menempati hunian tetap setelah proses pemulihan berlangsung.

“Jangan sampai 4.000 pengungsi ini berlarut-larut di posko,” ujar politisi Partai NasDem itu. “Harus ada target yang jelas kapan pemulihan itu bisa selesai.”

Menurut Saan, langkah awal pemulihan perlu dilakukan dengan memetakan kondisi rumah berdasarkan tingkat kerusakan. Ini mencakup rumah dengan kerusakan ringan, sedang, hingga berat.

Legislator berusia 58 tahun itu menambahkan pemetaan kondisi rumah menjadi dasar untuk menentukan penanganan bagi warga terdampak. Diharapkan ini dapat mengurangi jumlah pengungsi secara bertahap.

Selama proses pemulihan dan pembangunan hunian, Saan menegaskan kebutuhan dasar warga di pengungsian tetap harus dipenuhi. Hal ini dilakukan selama masyarakat masih berada di posko pengungsian.

Selain Saan, rapat koordinasi juga dihadiri dua wakil ketua DPR lainnya yaitu Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati. Wakil Ketua Komisi XII DPR, Bambang Haryadi, juga mengikuti rapat koordinasi tersebut.

Sedangkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, hadir mewakili pemerintah bersama sejumlah pejabat lainnya. Misalnya Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dan Kepala Badan Nasional Penanggulanggan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

Saan menegaskan DPR akan terus mengawal penanganan bencana hingga tahap pemulihan. “Ini dilakukan agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....