Rekayasa Lalin HUT ke-81 RI, Ini Skenario dan Rute Alternatifnya!
- 17 Agt 2026 06:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rekayasa lalu lintas diterapkan situasional sepanjang rangkaian HUT ke-81 RI.
- Sekitar 500 petugas Dishub DKI dikerahkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
- Masyarakat dianjurkan menggunakan transportasi umum dan memperhatikan rute alternatif.
RRI.CO.ID, Jakarta – Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas situasional selama rangkaian HUT ke-81 RI, Senin, 17 Agustus 2026. Pengaturan mencakup kirab, upacara, pesta rakyat, hingga karnaval kendaraan hias.
Mengutip laman Instagram @dalops_dishubdkijakarta, pengaturan lalu lintas disesuaikan dengan jadwal setiap rangkaian kegiatan. Pengaturan mencakup kirab Bendera Pusaka, upacara Proklamasi, penurunan bendera, hingga kirab pengembalian.
“Kirab Bendera Pusaka berlangsung pukul 07.30–09.30 WIB dan 17.45–18.30 WIB. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional di sekitar kawasan kegiatan,” tulis Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya.
Kirab dan Upacara
Rekayasa situasional diberlakukan pukul 07.30–11.30 WIB dan kembali pada pukul 16.30–18.30 WIB. Pengaturan berlaku selama kirab bendera pusaka, upacara Proklamasi, penurunan bendera, hingga kirab pengembalian.
Sejumlah ruas sekitar Istana dan Monas akan terdampak selama rangkaian tersebut berlangsung. Ruas tersebut meliputi:
Jalan Medan Merdeka Barat
Jalan Medan Merdeka Utara
Jalan Veteran I
Jalan Veteran II
Jalan Veteran III
Jalan Majapahit sisi timur arah utara menuju selatan
Pengendara dari Harmoni menuju Tugu Tani dapat menggunakan Jalan Ir H Juanda dan Jalan Pos. Perjalanan dilanjutkan melalui Gedung Kesenian, Lapangan Banteng, Medan Merdeka Timur, hingga MI Ridwan Rais.
Sementara, perjalanan dari Harmoni menuju Karet dapat melalui Jalan Ir H Juanda dan Suryopranoto. Pengendara selanjutnya melalui Balikpapan, Cideng Timur, hingga KH Mas Mansyur.
Dari Tugu Tani menuju Harmoni, kendaraan dapat melalui MI Ridwan Rais dan Medan Merdeka Timur. Rute dilanjutkan menuju Perwira, Lapangan Banteng Barat, Katedral, hingga Ir H Juanda.
Pengendara dari Tugu Tani menuju Tanah Abang dapat melewati MI Ridwan Rais. Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui Medan Merdeka Selatan dan Budi Kemuliaan.
Sementara dari Bundaran HI menuju Harmoni, pengendara dapat tetap melalui Jalan MH Thamrin. Kendaraan selanjutnya diarahkan menuju Budi Kemuliaan, Abdul Muis, dan Majapahit.
Pesta Rakyat
Rekayasa lalu lintas juga diterapkan selama Pesta Rakyat di kawasan Monas dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB.
Rute alternatif Harmoni menuju Tugu Tani dan Karet mengikuti pengaturan selama kirab dan upacara. Namun, sejumlah rute tambahan disiapkan untuk pergerakan masyarakat menuju kawasan lainnya.
Dari Bundaran HI menuju Harmoni, pengendara dapat melalui MH Thamrin dan Kebon Sirih. Perjalanan dilanjutkan menuju H Fachrudin, Jati Baru Raya, Abdul Muis, hingga Majapahit.
Pengendara dari Jalan Agus Salim menuju Senen dapat melalui Kebon Sirih. Kendaraan selanjutnya dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Arief Rachman Hakim.
Sementara dari Tanah Abang menuju Tugu Tani, kendaraan dapat menggunakan Jati Baru Raya dan Kebon Sirih. Menuju Harmoni, pengendara dapat melalui Jati Baru Raya, Abdul Muis, hingga Majapahit.
Malam Perayaan dan Karnaval
Pengaturan kembali diterapkan saat Malam Perayaan HUT ke-81 RI pukul 19.00–23.00 WIB. Perayaan tersebut turut dimeriahkan melalui karnaval kendaraan hias di pusat Jakarta.
Karnaval dimulai dari Silang Merdeka Barat-Monas menuju Jalan MH Thamrin sisi timur. Rombongan kemudian melewati Bundaran HI dan Sudirman hingga berakhir di Taman Dukuh Atas Skatepark.
Rekayasa diterapkan situasional pada Jalan MH Thamrin, Sudirman, Monas, serta sejumlah ruas sekitarnya. Pengaturan juga mencakup akses dari Tanah Abang, Menteng, Kebon Kacang, hingga Dukuh Atas.
Dari Harmoni menuju Kuningan, pengendara dapat melalui Suryopranoto, Balikpapan, dan Cideng Timur. Perjalanan dilanjutkan menuju KH Mas Mansyur hingga Prof Dr Satrio.
Pengendara dari Menteng menuju Tanah Abang dapat melewati Imam Bonjol dan H Agus Salim. Rute kemudian berlanjut melalui KH Wahid Hasyim dan KH Mas Mansyur.
Sementara dari Kuningan atau Senayan menuju Harmoni, kendaraan dapat melalui KH Mas Mansyur. Perjalanan diteruskan menuju Cideng Barat, Balikpapan, hingga Suryopranoto.
Dishub mengimbau masyarakat tanpa kepentingan menuju lokasi kegiatan untuk menghindari ruas terdampak. Masyarakat yang menghadiri perayaan juga dianjurkan menggunakan transportasi umum.
Pengguna jalan diminta memperhatikan rambu serta mengikuti arahan petugas selama pengaturan berlangsung. Rekayasa dapat berubah secara situasional menyesuaikan kepadatan dan kebutuhan pengamanan di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....