Kemenbud Siapkan Museum dan Film untuk Abadikan Jejak Bung Hatta

  • 15 Agt 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenbud siapkan Museum Rumah Pengasingan Hatta-Sjahrir di Sukabumi untuk melestarikan jejak sejarah perjuangan keduanya.
  • Film tentang Bung Hatta tengah direncanakan, sekaligus pengusulan vila Hatta di Megamendung sebagai Warisan Budaya Nasional.
  • Kemenbud rencanakan replika Gedung Proklamasi sebagai museum, serta menggandeng keluarga tokoh kemerdekaan untuk pelestarian sejarah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) telah menyiapkan sejumlah proyek untuk melestarikan jejak sejarah Mohammad Hatta. Rumah pengasingan Bung Hatta dan Sutan Sjahrir di Sukabumi akan dipelopori menjadi museum, sementara film sedang dalam rencana produksi.

Demikian disampaikan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon ketika bertemu keluarga Bung Hatta di kediamannya di Menteng, Jakarta. Pertemuan ini merupakan bagian penting menjelang peringatan 81 tahun Republik Indonesia.

Kunjungan pada hari Kamis, 13 Agustus, juga bertepatan dengan rangkaian peringatan ulang tahun ke-124 kelahiran Bung Hatta. Pahlawan Nasional tersebut lahir pada tanggal 12 Agustus 1902.

"Kita berbicara khususnya dalam suasana menjelang peringatan ke-81 proklamasi kemerdekaan. Sosok Bung Hatta adalah sosok ganda dengan Bung Karno sebagai proklamirator," katanya dalam keterangan pers diterima RRI, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah revitalisasi bekas rumah tahanan Bung Hatta dan Sutan Sjahrir di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi. Bangunan tersebut akan dirintis untuk menjadi Museum Rumah Pengasingan Hatta dan Sjahrir.

Kementerian Kebudaayaan juga mendorong agar vila peristirahatan Bung Hatta di Megamendung ditetapkan sebagai Warisan Budaya Nasional. Pelestarian tidak hanya menargetkan bangunan, pemerintah sedang merencanakan film tentang Bung Hatta sebagai bagian dari program produksi film sejarah.

"Salah satunya adalah tentang Bung Hatta dan tentu saja ada banyak hal lain yang berkaitan dengan perjuangan Bung Hatta. Ini yang perlu diketahui oleh generasi muda," katanya.

Selama pertemuan tersebut, ia juga membahas rencana pembangunan replika Gedung Proklamasi yang akan berfungsi sebagai museum. Ia menekankan bahwa replika tersebut tidak akan dibangun di lokasi asli Gedung Proklamasi.

Ia juga mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ingin bekerja sama dengan keluarga para tokoh yang memproklamirkan kemerdekaan. Ada juga pahlawan nasional, dan pelopor kemerdekaan untuk melestarikan sejarah sekaligus memperkenalkan tokoh-tokoh ini kepada generasi muda.

"Kami berharap dapat bersinergi dengan keluarga tokoh yang memproklamirkan kemerdekaan. Yaitu pahlawan nasional, pelopor kemerdekaan, termasuk tokoh-tokoh yang sangat setia pada kepentingan bangsa dan negara ini," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....