Gempa Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Percepat Pemulihan

  • 15 Agt 2026 11:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa Laut Flores mengganggu pasokan listrik di NTT, setelah PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko mengalami padam.
  • PLN lakukan pemulihan bertahap, mulai dari pembangkit, jaringan transmisi, hingga gardu induk yang terdampak.
  • Rumah sakit dan posko bencana diprioritaskan, sementara masyarakat diminta tetap tenang serta mengikuti informasi resmi BMKG dan BPBD.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa tersebut berdampak pada sistem kelistrikan di sejumlah wilayah.

Gempa susulan membuat PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko padam, sehingga terjadi gangguan pasokan listrik di beberapa lokasi. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur langsung bergerak melsetelah gempa terjadi pada pagi hari.

General Manager PLN UIW Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan petugas PLN tetap menjaga operasi kelistrikan di sejumlah wilayah. Namun, gempa susulan yang terjadi beberapa kali berdampak terhadap sistem kelistrikan.

"Petugas PLN terus menjaga operasi kelistrikan di sejumlah wilayah. Namun, gempa susulan yang terjadi beberapa kali berdampak pada sistem kelistrikan, termasuk padamnya PLTMG Maumere dan PLTMG Rangko," ujar Eko dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gangguan pada dua pembangkit tersebut menjadi salah satu fokus PLN dalam proses pemulihan. Petugas kini melakukan pengecekan kondisi sistem secara bertahap untuk memastikan pembangkit dan infrastruktur kelistrikan dapat kembali beroperasi normal.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kekuatan sekitar M7,0 hingga M7,7. Yaitu dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, pada kedalaman sekitar 10 kilometer.

PLN melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap, mulai dari sisi pembangkit hingga jaringan transmisi dan gardu induk. Salah satu pembangkit yang telah diperiksa adalah PLTD di wilayah Labuan Bajo dan dinyatakan berada dalam kondisi aman.

Setelah memastikan kondisi infrastruktur aman, PLN melanjutkan proses pemulihan layanan listrik kepada masyarakat. "Saat ini tim PLN melakukan pemulihan secara bertahap baik di sisi pembangkit dimulai dari PLTD di wilayah Labuan Bajo," ujarnya.

PLN juga memprioritaskan pemulihan pasokan listrik untuk fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko penanganan bencana. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta proses penanganan pascagempa.

Di tengah proses pemulihan, PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....