Kamrussamad: Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Harus Ciptakan Lapangan Kerja
- 14 Agt 2026 10:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kamrussamad menilai pertumbuhan ekonomi satu persen harus mampu membuka lebih dari 900 ribu lapangan kerja baru
- Danantara diharapkan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru yang berkualitas melalui perannya sebagai Sovereign Wealth Fund
- Kamrussamad berharap pidato kenegaraan menegaskan komitmen terhadap hak warga negara atas penghidupan dan pekerjaan yang layak
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai pertumbuhan ekonomi berkualitas harus mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Menurutnya, setiap pertumbuhan ekonomi satu persen diharapkan membuka sekitar 900 ribu lapangan kerja baru.
“Setiap pertumbuhan ekonomi 1% haruslah bisa menciptakan lapangan kerja, berapa angka lapangan kerja yang tercipta?. Berdasarkan rumus para ahli ekonomi, para ekonom kita mengatakan, setiap pertumbuhan ekonomi 1% membuka 900.000 lebih lapangan kerja baru,” ujarnya sebelum mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kamrussamad mengatakan penciptaan lapangan kerja menjadi perhatian utama dalam melihat kualitas pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai masyarakat perlu mengetahui sektor dan bidang yang menciptakan lapangan kerja dari pertumbuhan tersebut.
Menurutnya, implementasi hilirisasi juga menjadi salah satu hal yang ditunggu masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai kehadiran Danantara dapat menjawab kebutuhan terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Kamrussamad mengatakan selama ini pertumbuhan ekonomi mengandalkan APBN serta investasi dari dalam maupun luar negeri. Dengan adanya Danantara sebagai ‘Sovereign Wealth Fund’, ia berharap lembaga tersebut menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru berkualitas.
“Karena selama ini kita mengandalkan APBN dan investasi baik dari luar maupun dari dalam. Dengan adanya Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund, kita harapkan bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru yang berkualitas,” ucap Kamrussamad.
Ia menyebut pidato kenegaraan penting karena menjadi pidato kedua Presiden Prabowo dalam menjalankan kepemimpinan nasional. Kamrussamad berharap pidato tersebut menegaskan komitmen terhadap hak warga negara memperoleh penghidupan dan pekerjaan layak.
Menurut Kamrussamad, amanah Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar perlu diterjemahkan dalam strategi kebijakan pembangunan nasional. Ia mengatakan hal tersebut menjadi salah satu hal yang ingin didengar masyarakat dalam pidato kenegaraan tahun kedua Presiden.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....