Novita Wijayanti: Komisi V Kawal Kualitas Pembangunan Sekolah Rakyat

  • 14 Agt 2026 10:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Novita Wijayanti menegaskan Komisi V DPR RI mengawal kualitas pembangunan Sekolah Rakyat agar sesuai target dan anggaran
  • Keterlambatan pembangunan yang ditemukan disebut berkaitan dengan kesiapan lahan dan persoalan teknis
  • Novita berharap program tersebut memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak kurang mampu dan putus sekolah

RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti menegaskan pengawasan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi perhatiannya. Ia memastikan pembangunan program tersebut berjalan lancar, berkualitas, sesuai anggaran, serta memenuhi target yang ditetapkan.

Novita mengatakan Komisi V terus melakukan peninjauan langsung terhadap proses pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah daerah. Menurutnya, pengawasan tersebut penting memastikan fasilitas pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Komisi V memastikan bahwa pembangunan yang menjadi program dari Pak Prabowo bisa berjalan dengan lancar. kemudian juga kualitasnya baik, kemudian juga sesuai dengan target," ucap legislator Fraksi Gerindra tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Novita menyebut pembangunan Sekolah Rakyat yang ditinjau Komisi V secara umum telah berjalan cukup baik. Ia mengatakan keterlambatan yang terjadi berkaitan dengan persoalan teknis kesiapan lahan.

“Kita keliling untuk melihat bagaimana proses pembangunan dari Sekolah Rakyat tersebut. Kita lihat juga sudah cukup bagus, memang ada yang telat-telat sedikit, tapi itu pun karena teknis dari kesiapan dari lahan, bukan yang lain-lain," katanya.

Menurut politisi ini, Sekolah Rakyat diharapkan memberikan akses pendidikan layak bagi anak-anak kurang mampu dan putus sekolah. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus kehidupan siswa selama mengikuti program.

Novita menilai fasilitas Sekolah Rakyat telah dirancang secara menyeluruh untuk mendukung siswa, guru, dan orang tua. Fasilitas tersebut mencakup tempat tinggal, kesehatan, pendidikan, serta dukungan makanan dan gizi.

“Karena di situ sekolahnya tempatnya bagus sekali. Kemudian sangat representatif tidak hanya untuk anak-anak tapi untuk guru dan orang tuanya kalau datang," ujarnya.

"Tempat tinggal, kesehatan, pendidikan, dan kemudian support dari makanan, dan gizi. Semuanya sudah dipikirkan secara keseluruhan, secara holistik oleh pemerintah."

Selain kualitas pembangunan, Novita menegaskan Komisi V turut mengawasi penggunaan anggaran dan pembayaran kepada vendor. Ia meminta pelaksanaan proyek tidak disertai penyelewengan serta pembayaran kepada vendor tetap diperhatikan.

Novita juga mengingatkan pemerintah agar pembayaran kepada vendor tidak mengalami keterlambatan selama proses pembangunan. Menurutnya, sebagian vendor memiliki kondisi ekonomi terbatas sehingga perlu mendapatkan kepastian pembayaran.

Pengawasan Komisi V tidak berhenti setelah pembangunan Sekolah Rakyat selesai dilaksanakan pemerintah. Novita menekankan pentingnya monitoring dan pemeliharaan agar fasilitas tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

Novita mengatakan pengembangan Sekolah Rakyat akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi keuangan negara. Selain Sekolah Rakyat, pemerintah juga menyiapkan sekolah terpadu, universitas gratis, dan revitalisasi sekolah yang telah berdiri.

Ia berharap seluruh program pendidikan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus bangsa. Komisi V, kata Novita, akan terus mengawal pembangunan agar kualitas dan manfaatnya sesuai tujuan program.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....