Presiden Prabowo Resmikan MOLINAS, Dorong Kemandirian Energi

  • 13 Agt 2026 18:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di fasilitas PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis 13 Agustus 2026.
  • Presiden menekankan bahwa penggunaan listrik sebagai sumber energi utama untuk motor, mobil, bus, traktor, dan peralatan lainnya akan membuat Indonesia lebih aman dan sejahtera.
  • Inisiatif MOLINAS merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk melakukan transisi energi menuju penggunaan energi listrik yang lebih luas di sektor transportasi dan industri.

RRI.CO.ID, Cikarang- Presiden Prabowo Subianto meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS), di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Presiden Prabowo mengatakan Indonesia akan lebih aman dan sejahtera apabila menggunakan listrik sebagai sumber utama energi.

"Dengan motor, mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, sebanyak mungkin alat-alat kita di menggunakan listrik sebagai energi utama kita akan lebih aman. Kita akan lebih sejahtera," kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia harus merogoh 'kocek' USD28 miliar hingga USD30 miliar untuk impor bahan bakar minyak (BBM). Indonesia, kata Presiden Prabowo berkomitmen untuk mengurangi impor solar dengan memproduksi B50.

"Kita sudah mengurangi bahkan harusnya kita tidak impor lagi diesel dari luar. Tapi masih tergantung beberapa energi dari luar, kita akan segera ganti LPG menjadi CNG" katanya.

Presiden Prabowo juga akan membangun energi listrik dari tenaga surya sebesar 100 gigawatt. Presiden Prabowo menargetkan rampung dalam empat tahun.

"Tapi tahun ini saja target kita adalah 30 gigawatt, PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel. Kurang lebih 13 gigawatt harus segera kita tinggalkan dan sumber-sumber energi lainnya ternyata sungguh sangat banyak," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Danantara, Rosan Roeslani mengatakan Indonesia memiliki sumber yang berlimpah untuk kendaraan motor listrik. Ia mencontohkan cadangan nikel Indonesia, menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

"Kita lihat baterai untuk listrik nasional ini kita akan dorong secara penuh untuk menggunakan nickel based. Karena nikel kita ketahui bersama, 46% reservasi nikel di dunia itu ada di Indonesia, kita mempunyai teknologi, memiliki kemampuan sehingga karya anak bangsa ini bisa berkembang," kata Rosan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....