MPR RI Siapkan Publikasi Terpadu Sidang Tahunan 2026

  • 13 Agt 2026 11:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR RI, Budi Muliawan mengatakan, publikasi terpadu membutuhkan sinergi lintas lembaga
  • Humas pemerintah juga didorong melakukan re-stream siaran langsung melalui kanal resmi masing-masing.
  • MPR RI berharap sinergi publikasi antarlembaga dapat terus dikembangkan pada penyelenggaraan berikutnya

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretariat Jenderal MPR RI menyiapkan publikasi terpadu menjelang Sidang Tahunan MPR RI 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi persidangan tersampaikan secara utuh, informatif, dan kredibel kepada masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR RI, Budi Muliawan mengatakan, publikasi terpadu membutuhkan sinergi lintas lembaga. Terutama antara MPR RI, DPR RI, dan DPD RI yang terlibat dalam rangkaian persidangan.

Hal tersebut disampaikan dalam Forum Tematik Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas). Forum bertajuk Sinergi Bakohumas tersebut digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Budi mengatakan, ketiga lembaga legislatif terus berkoordinasi menjelang pelaksanaan sidang. Koordinasi tersebut diperlukan agar publikasi berjalan dengan satu narasi dan informasi yang konsisten.

"Pada tanggal 14 Agustus nanti, kita akan melaksanakan sidang mulai jam 08.30 sampai sekitar jam 11.00 WIB," ujar Budi. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh rangkaian persidangan dapat diketahui masyarakat.

MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI juga menyediakan kanal distribusi informasi resmi terpadu. Kanal tersebut dapat diakses melalui kode QR yang disiapkan khusus untuk kebutuhan publikasi.

Materi yang tersedia mencakup informasi resmi Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI. Selain itu, tersedia siaran pers, tautan siaran langsung, serta dokumentasi foto dan video.

Budi mengajak seluruh kementerian dan lembaga memanfaatkan materi resmi tersebut untuk memperluas jangkauan informasi. Humas pemerintah juga didorong melakukan re-stream siaran langsung melalui kanal resmi masing-masing.

Menurut Budi, kolaborasi tersebut penting menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital. Maraknya hoaks, disinformasi, dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan menjadi tantangan bagi kredibilitas informasi.

Ia menilai, teknologi kecerdasan buatan dapat memunculkan konten audio dan video yang menyerupai pernyataan seseorang. Kondisi tersebut membuat peran humas pemerintah semakin penting dalam memastikan informasi yang disampaikan akurat.

Budi menekankan insan humas perlu aktif mendengar dan melihat perkembangan informasi di masyarakat. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dapat lebih tepat serta mampu merespons munculnya disinformasi.

MPR RI berharap sinergi publikasi antarlembaga dapat terus dikembangkan pada penyelenggaraan berikutnya. Integrasi siaran langsung melalui berbagai kanal media sosial pemerintah juga diharapkan semakin optimal.

Melalui dukungan Bakohumas dan insan kehumasan kementerian serta lembaga, informasi Sidang Tahunan diharapkan menjangkau masyarakat lebih luas. Publikasi terpadu juga diharapkan membantu meluruskan informasi yang tidak tepat selama rangkaian persidangan berlangsung.

(Siaran Pers/Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR R)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....