Kemendag Perkuat Promosi Ekspor Jasa Kreatif lewat Film Animasi

  • 06 Agt 2026 21:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menyatakan film animasi Indonesia memperkuat promosi ekspor jasa kreatif ke pasar global.
  • Film animasi Garuda: Dare to Dream meraih dua penghargaan di Giffoni Film Festival 2026: Gryphon Award sebagai Best Film kategori Elements +6 dan Lete Special Award.
  • Kesuksesan film animasi Indonesia menjadi momentum penting untuk memperluas akses pasar global bagi industri kreatif nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi mengatakan keberhasilan film animasi Indonesia memperkuat promosi ekspor jasa kreatif. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar global bagi industri kreatif Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keberhasilan film Garuda: Dare to Dream meraih dua penghargaan pada Giffoni Film Festival 2026. Film tersebut meraih Gryphon Award sebagai Best Film kategori Elements +6 dan Lete Special Award berkat pesan inspiratif.

"Pengakuan internasional ini membuktikan jasa kreatif Indonesia memiliki daya saing yang makin kuat di pasar global. Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan ekspor jasa kreatif nasional melalui kolaborasi," ujar Puntodewi dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis, 6 Agustus 2026.

Puntodewi menjelaskan industri kreatif merupakan salah satu sektor prioritas dalam diversifikasi ekspor nasional. Menurutnya, keberhasilan Garuda: Dare to Dream menunjukkan Indonesia memiliki talenta, kreativitas, dan kemampuan menghasilkan karya yang mampu bersaing.

Giffoni Film Festival merupakan salah satu festival film anak dan remaja paling bergengsi di dunia selama lima dekade. Festival tersebut melibatkan ribuan anak dan remaja dari berbagai negara sebagai dewan juri sehingga menjadi tolok ukur penting.

Pada Giffoni Film Festival 2026, Indonesia diwakili dua film animasi, yakni Garuda: Dare to Dream dan Jumbo. Keduanya ditayangkan berbahasa Indonesia, disulihsuarakan ke bahasa Italia, bertakarir Inggris mempertahankan identitas budaya Indonesia bagi penonton internasional.

Atase Perdagangan Republik Indonesia di Roma Hesty Syntia bersama ITPC Milan turut menyaksikan antusiasme penonton dan respons juri. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya memperluas promosi jasa kreatif Indonesia di pasar internasional.

"Prestasi ini menunjukkan bahwa jasa kreatif Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional. Penghargaan yang diraih Garuda: Dare to Dream sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang memiliki talenta kreatif," ujar Hesty.

Hesty menambahkan keberhasilan tersebut tidak hanya membanggakan industri perfilman nasional, tetapi juga memperkuat diplomasi perdagangan melalui ekspor jasa kreatif. Menurutnya, Kemendag akan memperkuat promosi jasa kreatif Indonesia di Italia dan Eropa melalui jejaring bisnis serta kemitraan strategis.

Sementara itu, Kepala ITPC Milan Seno Pratomo menilai penghargaan tersebut menjadi momentum meningkatkan visibilitas karya kreatif Indonesia di Eropa. Ia mengatakan capaian tersebut membuka peluang kerja sama lebih luas antara pelaku industri kreatif Indonesia dan Italia.

Sutradara Garuda: Dare to Dream Ronny Gani mengapresiasi kehadiran Atase Perdagangan RI di Roma serta ITPC Milan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim menghadirkan film animasi relevan bagi berbagai budaya penonton.

"Kami ingin menghadirkan cerita yang dekat dengan anak-anak sekaligus membawa nilai keberanian bermimpi, kerja keras, dan pantang menyerah. Sambutan positif dari penonton internasional menjadi penyemangat kami terus berkarya dan membawa banyak cerita Indonesia ke panggung dunia," ujar Ronny.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....