Kementerian Perdagangan Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda Berbasis Kampus

  • 06 Agt 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan komitmen mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis kampus dengan daya saing global.
  • Upaya penguatan ekosistem kewirausahaan dilakukan dengan fokus pada orientasi ekspor untuk meningkatkan daya kompetitif di pasar internasional.
  • Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Pelantikan Akbar HIPMI PT se-Sumatra Selatan yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatra Selatan, Palembang.

RRI.CO.ID, Palembang - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan pihaknya terus mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis kampus berdaya saing global. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan ekosistem kewirausahaan yang berorientasi ekspor.

Komitmen tersebut disampaikan secara daring dalam Pelantikan Akbar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) se-Sumatra Selatan. Kegiatan berlangsung di Ballroom Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatra Selatan, Palembang.

"Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi awal dari sebuah tanggung jawab untuk melahirkan lebih banyak pemimpin muda. Dengan kata lain, generasi muda menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi," ujar Wamendag Roro dalam keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Roro mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda yang memiliki visi membawa produk Indonesia ke pasar dunia. Karena itu, Kementerian Perdagangan terus memperkuat Program Campuspreneur sebagai pembinaan wirausaha muda berbasis kampus berorientasi ekspor sejak dini.

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja, inovator, eksportir masa depan. Kementerian Perdagangan akan terus membuka ruang kolaborasi melalui berbagai program," kata Roro.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi mengajak mahasiswa membangun usaha yang inovatif, adaptif, berorientasi ekspor. Menurutnya, kampus merupakan tempat terbaik untuk mengembangkan kreativitas, jejaring, dan inovasi.

"Indonesia membutuhkan lebih banyak wirausaha muda yang tidak hanya berani memulai usaha, tetapi juga memiliki orientasi global. Kampus merupakan tempat terbaik untuk membangun kreativitas, jejaring, dan inovasi," ujar Puntodewi.

Puntodewi menjelaskan perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar dunia dengan lebih mudah. Karena itu, mahasiswa perlu membangun literasi digital, kemampuan berpikir kritis, jejaring kuat sebagai fondasi membangun usaha yang tangguh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....