Peneliti BRIN Akan Unjuk Inovasi di Hadapan Presiden Prabowo
- 06 Agt 2026 15:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo akan menerima Kepala BRIN dan timnya di halaman tengah Istana Negara pada Kamis, 6 Agustus 2026.
- BRIN menampilkan hasil riset strategis dan teknologi unggulan untuk mendukung program prioritas nasional.
- Pemerintah menekankan dukungan pada penguatan riset dan inovasi sebagai fondasi kemandirian bangsa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto akan menerima Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beserta tim di halaman tengah Istana, Kamis, 6 Agustus 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan BRIN menampilkan berbagai hasil riset strategis dan teknologi unggulan karya anak bangsa untuk mendukung program prioritas nasional.
"Hasil riset yang ditampilkan menegaskan dukungan pemerintah pada penguatan riset dan inovasi sebagai fondasi kemandirian bangsa. Melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam menghasilkan teknologi yang berkualitas dan relevan dengan tantangan pembangunan," kata Menteri Prasetyo dalam keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menteri Prasetyo mengatakan BRIN menampilkan 15 booth hasil riset dan inovasi dari sejumlah klaster teknologi unggulan, turunan dari delapan agenda riset nasional. Mulai dari kedirgantaraan dan keantariksaan; ketahanan air: ketenaganukliran, energi dan mineral; lingkungan dan pengelolaan sampah; perumahan dan kebencanaan; kesehatan, transportasi, MBG, pangan; industrialisasi nasional.
Ia menjelaskan pemerintah menempatkan hilirisasi hasil riset sebagai kunci agar setiap inovasi tidak berhenti di laboratorium dan publikasi. Hilirasasi berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus menghasilkan nilai tambah ekonomi.
"Oleh karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi yang lebih erat antara BRIN, perguruan tinggi, industri, BUMN, dan pemerintah daerah sebagai jembatan hilirisasi riset dan inovasi. Dengan langkah ini, Indonesia diharapkan tumbuh menjadi bangsa pencipta teknologi, bukan sekadar pengguna untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045," katanya.
Sebelumnya Kepala BRIN Arif Satria mengatakan para peneliti merasa terhormat mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Presiden. Ada 150 peneliti yang diundang oleh Presiden Prabowo.
"Ya sekaligus mendapat arahan dari Bapak Presiden, karena memang beberapa kali kami melakukan presentasi temuan-temuan BRIN. Tentunya yang bisa digunakan untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa," kata Arif setibanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....