BGN Siapkan Forum Diskusi Rutin untuk Perkuat Program MBG
- 05 Agt 2026 23:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Gizi Nasional (BGN) akan membentuk forum diskusi rutin untuk menindaklanjuti masukan pakar bagi penyempurnaan Program Makanan Bergizi (MBG).
- Diskusi dengan Kementerian Kesehatan menghasilkan rekomendasi pengaturan porsi, prinsip 3T, dan keamanan pangan yang akan memperkuat program.
- Forum diharapkan memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah guna memastikan pelaksanaan program berkelanjutan dan efektif.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) akan membentuk forum diskusi rutin guna menindaklanjuti masukan pakar bagi penyempurnaan Program MBG. Forum tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi dan perbaikan pelaksanaan program berkelanjutan.
Kepala BGN Sudaryono menyebut diskusi bersama Kementerian Kesehatan menghasilkan rekomendasi pengaturan porsi, prinsip 3T, dan keamanan pangan. Rekomendasi juga memperkuat pelibatan ahli gizi serta kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
“Banyak masukan kami terima, mulai porsi, 3T, keamanan pangan, hingga pelibatan ahli gizi. Diskusi ini memberi banyak insight untuk penyempurnaan Program MBG,” kata Sudaryono saat konferensi pers di kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Sudaryono berharap komunikasi dengan para pakar berlanjut melalui forum diskusi rutin untuk menyempurnakan Program MBG. Forum tersebut diharapkan menghasilkan masukan berkelanjutan bagi perbaikan program.
“Rencana kami akan membuat semacam grup diskusi agar pembahasannya tidak hanya sekali hari ini. Kami ingin terus mendapatkan input sehingga output-nya adalah perbaikan program yang semakin baik, semakin prima, dan sesuai dengan yang kita harapkan,” ujar Sudaryono.
Sudaryono menambahkan, BGN membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan. Hal tersebut juga termasuk kalangan akademisi, tenaga ahli, hingga pelaku industri penyedia layanan katering.
“Saya sebagai Kepala BGN membuka diri untuk mendapatkan masukan dari siapa pun, termasuk para ahli dan pelaku industri katering. Kami ingin memperoleh banyak insight agar bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang memang diperlukan ke depan,” ucapnya.
Sudaryono menilai kolaborasi berkelanjutan menjadi kunci meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal. Program diharapkan semakin aman dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kolaborasi berkelanjutan menjadi kunci agar pelaksanaan Program MBG semakin berkualitas, aman, dan tepat sasaran. Manfaatnya harus optimal bagi seluruh masyarakat,” kata Sudaryono menegaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....