Javad Mottaghi Soroti SDM sebagai Tantangan Terbesar Media Publik
- 04 Agt 2026 11:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) merupakan tantangan internal terbesar yang dihadapi oleh media layanan publik di berbagai negara di dunia.
- Temuan ini berasal dari kajian komprehensif terhadap puluhan pimpinan media publik global oleh pakar media Dr. Javad Mottaghi.
- Mayoritas pimpinan media publik menganggap pengelolaan SDM lebih mendesak dan prioritas dibandingkan tantangan internal lainnya yang mereka hadapi.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan internal terbesar bagi media layanan publik di berbagai negara. Isu tersebut dibahas dalam workshop Public Service Media Organizations and Society yang menghadirkan pakar media Dr. Javad Mottaghi.
Menurut Javad, temuan tersebut berasal dari kajian terhadap puluhan pimpinan media publik dunia. "Kepala media percaya bahwa sumber daya manusia merupakan aset terpenting organisasi media," ujarnya. Pernyataan itu disampaikan dalam pemaparannya di LPP RRI, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia mengatakan, sekitar 40 persen pimpinan media publik menempatkan pengelolaan SDM sebagai tantangan utama. Sebanyak 41 persen lainnya menyebut penguatan SDM menjadi prioritas organisasi.
Javad menilai, organisasi tidak cukup hanya memiliki pegawai dalam jumlah besar. Media publik harus mampu merekrut dan mempertahankan talenta terbaik.
"Kita tidak membutuhkan sekadar reporter. Kita membutuhkan reporter terbaik," katanya.
Menurutnya, tantangan berikutnya ialah mempertahankan tenaga profesional agar tidak berpindah ke sektor lain. Persaingan mendapatkan talenta berkualitas kini semakin ketat.
Ia menambahkan pemimpin media harus membangun budaya saling percaya kepada seluruh pegawai. Kepercayaan akan mendorong rasa memiliki terhadap organisasi.
"When you trust him or her, he feels responsible. He feels ownership, he wants to be the best.” ucapnya.
Javad menegaskan, kepemimpinan bukan hanya tanggung jawab direktur utama. Produser, editor, hingga reporter juga harus menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
Ia berharap media publik terus memperkuat pengelolaan SDM agar mampu menghasilkan konten berkualitas. Menurutnya, kualitas manusia tetap menjadi fondasi utama keberhasilan transformasi media. (Rahmania Ulfah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....