Peserta Asal Banten Terkesan Toleransi di Zikir Kebangsaan
- 01 Agt 2026 23:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Doa lintas agama menjadi momen paling berkesan karena dinilai mencerminkan semangat toleransi dan persatuan Indonesia.
- Peserta menerima bingkisan perlengkapan ibadah dan berharap dapat mengikuti kegiatan serupa pada kesempatan mendatang.
- Peserta asal Pandeglang mengaku terkesan mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan langsung di Monas untuk pertama kalinya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Sabtu, 1 Agustus 2026, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Salah satunya Fio, peserta asal Pandeglang, Banten, yang mengikuti kegiatan tersebut bersama rombongan madrasah.
Fio mengatakan pengalaman mengikuti zikir bersama di Monas menjadi momen pertama baginya. Selama ini, ia hanya menyaksikan kegiatan serupa melalui siaran televisi.
"Ini pertama kalinya ikut zikir bersama di Monas. Biasanya ikut zikir di rumah, cuma menyaksikan dari layar kaca," ujarnya.
Menurut Fio, hal paling berkesan adalah doa bersama yang melibatkan seluruh pemeluk agama. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan semangat persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman di Indonesia.
"Yang paling terkesan adalah ketika zikir itu mewakili semua agama. Tadi ada doa berdasarkan agama Katolik, Protestan, Islam, dan lain sebagainya," katanya.
Ia menilai pelaksanaan doa lintas agama menjadi bukti bahwa toleransi tetap dijunjung tinggi. Menurutnya, hal tersebut membuat suasana acara terasa mengharukan.
"Jadi menunjukkan bahwa kita memang menaungi semua agama. Toleransi itu dijunjung, itu yang paling berkesan," ucapnya.
Selain mengikuti rangkaian kegiatan, Fio juga menerima bingkisan dari panitia. Bingkisan tersebut berisi perlengkapan ibadah sesuai tema kegiatan.
"Sesuai temanya zikir, isinya alat ibadah. Untuk perempuan ada mukena, hijab, dan sejadah," ujarnya.
Fio berharap dapat kembali mengikuti kegiatan serupa apabila kembali diselenggarakan. Ia berencana datang lebih awal agar memperoleh posisi yang lebih dekat dengan panggung utama.
Ia juga memaknai peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum refleksi. Menurutnya, kemerdekaan harus menjadi pengingat untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....