Sekjen Kemkomdigi Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

  • 30 Jul 2026 07:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan restrukturisasi jajarannya dengan melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebagai bagian penguatan organisasi.
  • Restrukturisasi ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
  • Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail menekankan bahwa pejabat yang baru dilantik memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan layanan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melakukan restrukturisasi jajarannya dengan melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Hal ini sebagai bagian dalam penguatan organisasi, dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemkomdigi, Ismail, menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik ini, memiliki peranan penting. Seperti ditegaskannya, memastikan setiap program dan layanan Kemkomdigi, memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan di Komdigi semakin baik. Ukurannya bukan hanya program berjalan, tetapi bagaimana masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, proses yang lebih cepat, dan manfaat yang lebih nyata," kata Ismail, dalam amanat pelantikan, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.

Lebih lanjut Ismail menuturkan, bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pembangunan teknologi. Namun diungkapkannya, bagaimana pemerintah menghadirkan pengalaman layanan yang lebih sederhana dan memberikan kepastian kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

Sekjen Kemkomdigi lebih lanjut menekankan, sektor telekomunikasi, penyiaran, pos, hingga ekosistem digital membutuhkan tata kelola yang responsif. Tujuannya kata Ismail, agar setiap proses pelayanan dapat berjalan secara efektif.

"Kita ingin masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan kepastian. Mereka harus mengetahui proses pengajuan sudah sampai di mana, apa kendalanya, dan bagaimana penyelesaiannya. Teknologi harus membantu menghadirkan pelayanan yang cepat dan transparan," ujarnya.

Diketahui, sejumlah yang baru dilantik itu antara lain, Gunawan Hutagalung sebagai Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital. Selanjutnya, Aju Widya Sari sebagai Direktur Layanan Ekosistem Digital; Rhina Anita Ernita M, sebagai Sekretaris Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Selain itu, Ismail juga melantik Umri sebagai Direktur Pos dan Penyiaran. Serta Said Mirza Pahlevi, sebagai Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....