Pesan Presiden untuk Praja IPDN: Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit

  • 29 Jul 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo mengingatkan lulusan IPDN untuk menjadi pelayan masyarakat dengan integritas tinggi dan menolak praktik korupsi serta birokrasi yang berbelit-belit.
  • Setiap pamong praja harus mampu melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan berorientasi pada kepentingan publik.
  • Pelayanan publik harus dilakukan secara cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat tanpa prosedur yang rumit.

RRI.CO.ID, Sumedang - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar menjadi pelayan masyarakat. Menurut Presiden, rakyat tidak lagi membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit maupun praktik korupsi.

Presiden menegaskan, setiap pamong praja harus mampu melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Ia mengingatkan, pelayanan publik harus dilakukan secara cepat, mudah, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

"Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan sebaik-baiknya. Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit," kata Presiden Prabowo saat melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2026.

Presiden mengatakan, para lulusan IPDN telah memilih jalan pengabdian yang tidak mudah. Tugas sebagai aparatur pemerintahan menuntut kesiapan menghadapi berbagai tantangan dan pengorbanan demi kepentingan rakyat.

"Hari ini saudara telah memilih jalan hidup yang mulia, jalan hidup untuk mengabdi kepada rakyat, kepada bangsa dan NKRI. Jalan hidup yang saudara pilih bukan jalan yang ringan, tetapi penuh rintangan, kesulitan, tantangan, dan membutuhkan pengorbanan," ujar Presiden.

Dakam kesempatan itu, Presiden juga menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil keputusan yang mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurutnya, rakyat membutuhkan pemimpin yang mampu bekerja nyata dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi.

Kepala Negara mengingatkan para lulusan IPDN merupakan representasi negara di tengah masyarakat. Karena itu, sikap, perilaku, dan kinerja mereka akan menjadi ukuran kehadiran negara di mata rakyat.

"Di mana pun saudara bertugas, ingat saudara adalah wajah dan lambang negara. Dari sikap saudara, penampilan, rakyat menilai apakah negara kita hadir atau tidak, apakah negara kita tertib atau tidak, negara kita membanggakan atau tidak," ujar Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....