KOWANI Dukung Pengusulan Tempe Indonesia ke UNESCO Perkuat Ketahanan Pangan
- 28 Jul 2026 16:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KOWANI mendukung pengusulan Tempe Indonesia menuju UNESCO sebagai warisan pengetahuan dan budaya bangsa
- Dukungan tersebut menjadi bagian penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan perempuan dan pangan lokal
- KOWANI akan memperkuat edukasi, kampanye pangan lokal, kewirausahaan, dan kolaborasi lintas sektor
RRI.CO.ID, Jakarta – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menegaskan komitmennya mendukung pengusulan Tempe Indonesia menuju UNESCO sebagai warisan pengetahuan dan budaya bangsa. Dukungan tersebut juga diarahkan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan perempuan dan pengembangan pangan lokal.
Ketua Umum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan organisasi tersebut siap membersamai Panitia Pengusung Tempe Indonesia menuju UNESCO. Menurutnya, tempe merupakan pengetahuan, budaya, inovasi, dan kearifan bangsa yang layak diperkenalkan kepada dunia.
"KOWANI siap membersamai Panitia Pengusung Tempe Indonesia menuju UNESCO melalui peran, kapasitas, jejaring, dan semangat kolaborasi yang kita miliki. Kami meyakini bahwa tempe bukan sekadar pangan tradisional, tetapi pengetahuan, budaya, inovasi, dan kearifan bangsa Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 Juli 2026.
Nannie mengatakan dukungan tersebut sejalan dengan misi KOWANI memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan perempuan. Menurutnya, gerakan itu juga mendorong diversifikasi pangan lokal, hilirisasi, penguatan koperasi, dan pengembangan UMKM pangan.
Sebagai tindak lanjut, KOWANI akan memperkuat edukasi, kampanye pangan lokal, serta pengembangan kewirausahaan berbasis pemberdayaan perempuan. Organisasi tersebut juga memperluas kolaborasi lintas sektor melalui berbagai program strategis yang terintegrasi.
KOWANI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber yang berkontribusi dalam Seminar Nasional Penguatan Ketahanan Pangan Nasional. Menurut Nannie, kehadiran para narasumber mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor mendukung pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan.
"Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh narasumber yang telah berbagi ilmu, pengalaman, gagasan, dan rekomendasi strategis. Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi kehormatan sekaligus energi besar bagi KOWANI dalam membangun gerakan nasional yang berdampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Apresiasi tersebut diberikan kepada Ketua Umum BPP PHRI Haryadi B. Sukamdani, dan Ketua Umum Forum Tempe Indonesia Hardinsyah. Kemudian, Ketua Umum PB STII Fathurrahman Mahfudz, Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan Widiastuti, serta Ketua I KOWANI Atiek Sarjana.
Menjelang peringatan 100 Tahun KOWANI, organisasi tersebut memperkuat kaderisasi kepemimpinan perempuan menuju Indonesia Emas 2045. KOWANI juga menjalankan Gerakan 1.000 Profesi, 1.000 Sertifikasi, dan 1.000 Solusi untuk meningkatkan kompetensi perempuan.
KOWANI berharap dukungan terhadap pengusulan Tempe Indonesia menuju UNESCO memperkuat pengakuan dunia terhadap warisan budaya Indonesia. Langkah tersebut juga diharapkan meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....