Menkomdigi Tegaskan Komitmen Indonesia Lindungi Anak di Ruang Digital
- 27 Jul 2026 19:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun standar global dalam melindungi anak-anak di ruang digital.
- Indonesia menerapkan dua langkah strategis untuk perlindungan anak: pendekatan regulasi berbasis risiko dan kolaborasi dengan platform digital.
- Diskusi ini terjadi saat Menkomdigi menerima audiensi dari Vice President Government Affairs and Public Policy Google, Markham Erickson di Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menegaskan komitmen Indonesia membangun standar global perlindungan anak di ruang digital. Hal ini diungkapkannya, saat menerima audiensi Vice President Government Affairs and Public Policy Google, Markham Erickson di Jakarta.
Dalam kesempatan itu Menkomdigi menjelaskan, standar perlindungan anak dilakukan melalui dua langkah strategis. Seperti diantaranya, pendekatan regulasi berbasis risiko, dan kolaborasi dengan platform digital.
Meutya menyatakan bahwa perlindungan anak tidak dapat berhenti pada penyusunan aturan. Namun hal ini ditekankannya, harus diwujudkan melalui solusi teknologi yang mampu mengurangi risiko sejak layanan digital dirancang.
"Kami ingin Indonesia menjadi salah satu model bagi negara lain dalam hal regulasi untuk melindungi anak-anak di ruang digital. Pendekatan yang kami pilih bukan larangan menyeluruh, melainkan pendekatan berbasis risiko sehingga ruang digital tetap aman sekaligus mendukung inovasi," kata Meutya dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.
Lebih lanjut diungkapkan Menkomdigi, platform digital juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keamanan penggunanya. Utamanya hal ini ditekankan Meutya, untuk keamanan dalam perlindungan anak yang menjadi bagian dari ekosistem digital.
Regulasi pemerintah dikatakannya, menjadi fondasi utama, agar mampu mencegah risiko sebelum terjadi. Namun hal tersebut harus didukung dengan platform digital yang menghadirkan fitur dan mekanisme pelindungan yang efektif serta berkelanjutan.
"Kami tidak hanya mengetahui berbagai risiko yang dihadapi anak-anak di ruang digital, tetapi kami juga membutuhkan solusi. Platform digital memiliki pengetahuan dan kemampuan teknologi untuk menghadirkan fitur-fitur yang dapat menurunkan risiko tersebut sejak awal perancangan produknya," imbuh Menkomdigi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....