Mensos Minta DNIKS Perkuat Data dan Inovasi Kesejahteraan Sosial

  • 27 Jul 2026 01:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan lima arahan kepada DNIKS untuk memperkuat penyelenggaraan kesejahteraan sosial nasional
  • Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan lima arahan kepada DNIKS untuk memperkuat penyelenggaraan kesejahteraan sosial nasional
  • DNIKS didorong meningkatkan kualitas data melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
  • Mensos meminta DNIKS memperkuat kapasitas SDM, memperluas akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), serta membangun kemitraan yang lebih luas
  • DNIKS juga diminta menghadirkan inovasi program yang adaptif guna mendukung pencapaian SDGs dan pengentasan kemiskinan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan lima pesan kepada Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). Langkah ini bertujuan memperkuat peran mitra kerja pemerintah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Peringatan HUT ke-59 DNIKS berlangsung di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial Jakarta pada Jumat, 24 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria beserta jajaran pejabat Kementerian Sosial.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar berupa masalah kesenjangan sosial. Tantangan utama tersebut mencakup masalah kemiskinan, ketimpangan ekonomi, kualitas pendidikan, hingga masalah keterbatasan lapangan pekerjaan.

"Ada keberhasilan kita, tetapi juga ada PR besar kita, yaitu mengenai kesenjangan. Setidak-tidaknya ada tiga, yakni kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, kualitas pendidikan yang belum merata, serta pengangguran dan keterbatasan lapangan pekerjaan," kata Gus Ipul.

Saifullah meminta DNIKS ikut peduli menghadirkan data akurat melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Pemutakhiran sistem data terpadu ini telah dilaksanakan pemerintah secara bersama-sama sejak tahun 2025 lalu.

"DNIKS harus juga ikut peduli untuk menghadirkan data yang akurat. Sejak tahun 2025 kita memiliki Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Tugas Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan kementerian lain adalah membantu pemutakhiran data tersebut," katanya.

Pesan lain mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta perluasan akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial seluruh Indonesia. Lembaga sosial juga didorong memperluas kemitraan dan melahirkan berbagai inovasi program yang adaptif bagi masyarakat.

Ketua Umum DNIKS Effendy Choirie menyatakan lembaganya telah lama menjadi mitra strategis Kementerian Sosial. Momentum peringatan ulang tahun menjadi kesempatan memperkuat konsolidasi organisasi kesejahteraan sosial hingga ke tingkat daerah.

"Melalui forum ini saya mengajak kita membangun kolaborasi. Kolaborasi untuk pemberantasan kemiskinan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan Indonesia," katanya.

Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria menambahkan program pemerintah saat ini berfokus pada masyarakat miskin. Sinergi antar kementerian dinilai sangat penting untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.

"Semua program Bapak Presiden yang disasar utamanya adalah masyarakat di level bawah. Karena itu Kementerian Desa bersama Kementerian Sosial harus terus bersinergi mempercepat pengentasan kemiskinan," ujar Ahmad Riza Patria.

Rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun tersebut ditutup secara resmi melalui prosesi pemotongan tumpeng bersama. Acara simbolis ini melambangkan komitmen kuat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memajukan kesejahteraan umum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....