North Hub Mulai Bangun FPSO, Target Produksi Gas Perdana pada Tahun 2028

  • 24 Jul 2026 20:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pembangunan FPSO Bahtera Haluan Lestari resmi dimulai melalui pemotongan baja pertama sebagai bagian dari North Hub Development Project di Cekungan Kutai
  • North Hub Development Project memiliki investasi mencapai US$11,8 miliar, dengan sekitar US$2,9 miliar dialokasikan untuk pembangunan FPSO Bahtera Haluan Lestari
  • North Hub ditargetkan memulai produksi gas perdana pada 2028 dengan menghubungkan 16 sumur bawah laut ke FPSO sebelum gas disalurkan ke Terminal Santan

RRI.CO.ID, Kepulauan Riau - Pembangunan FPSO Bahtera Haluan Lestari resmi memasuki tahap konstruksi melalui seremoni pemotongan baja pertama bagian topside di Tanjung Balai Karimun. Tahapan tersebut menjadi awal fabrikasi fasilitas produksi terapung untuk mendukung pengembangan North Hub Development Project.

North Hub Development Project merupakan proyek migas lepas pantai terintegrasi yang berlokasi di Cekungan Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur. Fasilitas produksi terapung tersebut akan menjadi pusat pengolahan gas sebelum disalurkan menuju Terminal Santan.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan proyek migas lepas pantai tersebut memiliki total investasi mencapai US$11,8 miliar. Dari nilai tersebut, sekitar US$2,9 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan fasilitas FPSO Bahtera Haluan Lestari.

"Besarnya nilai investasi ini menjadi bukti nyata bahwa iklim bisnis Indonesia masih sangat menarik bagi investor dan tetap dipercaya oleh dunia internasional. Keberhasilan industri fabrikasi dalam negeri dalam menjawab tantangan proyek berskala besar ini membuktikan bahwa teknologi tinggi kini mampu diimplementasikan di dalam negeri," ujar Djoko dalam Seremoni first steel cut di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Kamis, 23 Juli 2026.

North Hub Development Project telah melewati sejumlah tahapan penting sejak ditemukannya gas pada sumur eksplorasi Geng North-1. Persetujuan Plan of Development atau POD I Kutei North Hub berhasil diperoleh pada Agustus 2024.

Setelah itu, proyek menyelesaikan Front-End Engineering Design atau FEED pada Januari 2025 sebelum memasuki tahapan investasi berikutnya. Final Investment Decision atau FID kemudian dicapai pada Maret 2026 sebelum pemotongan baja dimulai Juli 2026.

Sementara itu, Direktur Eni North Ganal Ltd Mirko Araldi mengatakan peresmian menandai dimulainya tahapan yang lebih besar dibanding pembangunan modul topside semata. Menurutnya, pencapaian itu mencerminkan kerja keras, dedikasi, serta visi bersama menghadirkan pasokan energi andal bagi Indonesia.

"Kami di Searah bangga menjadi bagian dari perjalanan energi Indonesia. Pencapaian hari ini merupakan wujud kepercayaan kami. Yang berkelanjutan terhadap sektor energi Indonesia, sekaligus komitmen jangka panjang kami untuk terus berinvestasi, bertumbuh, dan menciptakan nilai di negara ini," kata Mirko.

Mirko mengatakan pihaknya akan berupaya memenuhi target produksi gas perdana sesuai jadwal yang telah disepakati. North Hub ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu kurang dari tiga tahun setelah keputusan investasi final ditetapkan.

"Kami menargetkan produksi perdana pada 2028, proyek strategis ini ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu kurang dari tiga tahun. Setelah Keputusan Investasi Final (Final Investment Decision/FID), yang mencerminkan komitmen kuat, kolaborasi, dan keunggulan eksekusi dari seluruh pihak yang terlibat," ucapnya.

Dalam pengembangannya, North Hub akan menghubungkan 16 sumur melalui sistem produksi bawah laut menuju FPSO Bahtera Haluan Lestari. Gas yang telah diproses selanjutnya akan disalurkan menuju Terminal Santan melalui jaringan pipa ekspor berdiameter 32 inci.

Dimulainya fabrikasi FPSO menjadi salah satu tahapan penting untuk mencapai target produksi gas pada 2028. Keberhasilan proyek akan ditentukan oleh ketepatan jadwal konstruksi, kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, serta koordinasi seluruh pihak yang terlibat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....