Korban Meninggal KM Nurul Salsa Bertambah Jadi Empat Orang
- 24 Jul 2026 09:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Korban meninggal tenggelamnya KM Nurul Salsa bertambah menjadi empat orang setelah Tim SAR menemukan satu jenazah laki-laki di Pulau Matallang.
- Jenazah telah dievakuasi untuk proses identifikasi, sementara lokasi penyerahan korban masih dikoordinasikan oleh Tim SAR Gabungan.
- Operasi pencarian korban terus dilanjutkan, bersamaan dengan proses identifikasi korban yang telah ditemukan oleh Tim DVI gabungan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Korban tenggelam KM Nurul Salsa bertambah menjadi empat orang setelah Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah laki-laki. Korban ditemukan di sebelah timur laut Pulau Matallang, Kepulauan Sabalana, Flores, Kamis, 23 Juli 2026.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan jenazah ditemukan sekitar seratus meter dari bibir pantai. Tim RIB KN SAR Pacitan kemudian mengevakuasi korban menuju kapal utama untuk penanganan medis dan proses evakuasi lanjutan.
"Tim RIB KN SAR Pacitan berhasil mengevakuasi satu jenazah laki-laki di timur laut Pulau Matallang pada operasi pencarian. Jenazah selanjutnya dibawa menuju KN SAR Pacitan untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur evakuasi dan identifikasi yang berlaku," katanya dalam keterengan resmi yang diterima RRI, Jumat, 24 Juli 2026.
Tim SAR Gabungan masih berkoordinasi menentukan lokasi penyerahan jenazah sebelum proses identifikasi dilakukan oleh petugas berwenang. Opsi evakuasi menuju Makassar maupun Posko Benteng Kepulauan Selayar masih dibahas sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Operasi pencarian korban KM Nurul Salsa terus dilanjutkan selama masa perpanjangan dengan penyisiran wilayah Kepulauan Sabalana sekitarnya. Tim SAR juga mengevaluasi cuaca, arus laut, serta hasil pencarian setiap hari untuk memaksimalkan penemuan seluruh korban.
Sebelumnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan berhasil mengidentifikasi dua korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. Kedua korban tersebut diketahui ditemukan di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Usai ditemukan di perairan tersebut, kedua jenazah kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hal ini dilakukan untuk menjalani proses identifikasi secara menyeluruh.
Kepala Biddokes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris mengatakan jenazah pertama teridentifikasi sebagai Hasriati. "Seorang perempuan berusia 44 tahun, warga Kabupaten Kepulauan Selayar," ujarnya.
Sementara jenazah kedua dipastikan merupakan Bau Intang, perempuan berusia 50 tahun. Identifikasi jenazah dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari dan data medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....