Pemerintah Sebut Universitas Republik Indonesia untuk Cetak Generasi Unggul

  • 23 Jul 2026 14:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah meluncurkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai institusi pendidikan untuk mengembangkan generasi emas Indonesia menuju 2045.
  • Kepala BPPI Aris Marsudiyanto menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia sangat penting untuk memanfaatkan kekayaan alam Indonesia yang melimpah.
  • URI dirancang untuk menciptakan generasi cerdas dan berkualitas tinggi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menyatakan pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak generasi emas yang lebih maju. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aris Marsudiyanto.

"Pak Presiden itu juga concern untuk bagaimana menciptakan generasi smart, generasi emas, untuk menyongsong Indonesia ya, emas 2045. Tidak mungkin kita punya kekayaan alam yang sedemikian melimpah, tetapi sumber daya manusianya rendah," kata Aris kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Aris mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah tetapi tidak memiliki teknologi yang memadai. Menurutnya, Indonesia masih harus mengejar ketertinggalan teknologi agar lebih mandiri.

"Tidak mungkin kita punya kekayaan alam yang sedemikian melimpah, tetapi sumber daya manusianya rendah. Buktinya, kita punya segala macam sumber daya alam, tapi sampai sekarang kita secara teknologi ketinggalan kan?," katanya.

Ia menjelaskan, URI merupakan kampus yang berbasis Ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika ( Science, Technology, Engineering, and Mathematics/STEM ). Dengan hadirnya URI, Aris berharap akan lahir calon pemimpin bangsa yang akan membawa Indonesia semakin maju.

"Bangsa ini akan menguasai teknologi sendiri. Dan sumber daya alamnya kita sudah lengkap, sudah tersedia semua," ujar Aris.

Aris mengatakan telah berdiskusi dengan 20 rektor perguruan tinggi di Tanah Air. Salah satu syarat untuk menjadi bangsa yang maju dan mandiri adalah penguasaan teknologi.

URI juga akan membuka berbagai prodi yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia diantaranya STEM dan kedokteran. Indonesia, kata Aris, membutuhkan banyak tenaga dokter, yang penyebarannya seharusnya tidak hanya di perkotaan tetapi merata ke berbagai pelosok.

"Kita juga perlu kedokteran itu harus ditingkatkan karena kan sangat kurang sekali ya, itu 1 banding 1000, itu idealnya PBB WHO. Tapi kan kita kalau nggak salah hanya 0,47 ya itu di perkotaan, mungkin 0,27 di pedesaan," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Donny mengatakan lembaga pendidikan tersebut dibentuk untuk menyiapkan calon pemimpin pemerintahan Indonesia.

Donny mengatakan Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap pengembangan calon pemimpin bangsa. Karena itu, pemerintah membangun sistem pendidikan kepemimpinan yang terintegrasi sejak jenjang sekolah hingga pemerintahan.

"Jadi Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia. Terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya," ujar Donny usai pelantikannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....